Pencarian :

Artikel • Detail Artikel

Messy Play Untuk Perkembangan Si Kecil

Tanggal diterbitkan: 30/04/2018


Messy play atau bermain kotor-kotoran dapat mengasah perkembangan anak, terutama kemampuan motorik dan sensoriknya. Hal ini karena saat melakukan messy play, seluruh indera Si Kecil terstimulasi, mulai dari indera peraba, penciuman, penglihatan, pendengaran, bahkan pengecap. Disebut messy play, karena memang akan ‘berantakan’, namun bermanfaat untuk perkembangan kecerdasan kreatifnya. So, mom tidak perlu khawatir bila Si Kecil bermain kotor-kotoran. Mom juga bisa ikut menyiapkan messy play bersama Si Kecil, lho. Dengan menyiapkan sendiri messy play untuk Si Kecil, mom dapat lebih memastikan alat dan bahan yang digunakan aman. 

Tidak ada batasan usia dalam permainan ini, karena intinya adalah mudah, aman, dan kreatif. Jadi gunakan saja bahan dan alat yang sudah ada di rumah, loyang atau cetakan kue, pasta kering berbagai bentuk, tepung, pewarna makanan, minyak goreng, manik-manik atau payet, dan sebagainya. 

Jenis Messy Play

Agar lebih menarik, coba lakukan di luar rumah, misalnya di halaman atau di garasi, asalkan teduh. Ini dia beberapa contoh permainan yang Mom bisa lakukan:

Bermain Pasir
Saat ini sudah banyak tersedia pasir khusus untuk aktivitas bermain Si Kecil yang disebut dengan Play Sand atau Kinetic Sand. Paket pasir main ini biasanya terdiri dari beberapa warna pasir dan beberapa jenis cetakan. Pasir main ini aman dimainkan anak-anak karena tidak mudah menyebar dan mudah dibersihkan. Namun, Si Kecil juga dapat bermain dengan pasir pantai atau pasir biasa selama dalam pengawasan.

Finger Painting 
Siapkan kertas lebar dan cat untuk bermain finger painting yang bisa dibuat sendiri dari pewarna makanan dan tepung maizena. Kemudian, biarkan Si Kecil berekspresi dengan jari-jarinya, seperti membuat bunga, kupu-kupu, atau bahkan lukisan abstrak pada kertas yang sudah disediakan.

Playdough
Mom bisa mengajak Si Kecil membuat playdough sendiri dari tepung terigu dan pewarna makanan atau membeli yang sudah jadi. Gunakan playdough untuk mengajari Si Kecil berbagai warna dan membuat berbagai bentuk. Selanjutnya, Si Kecil dapat berimajinasi membuat spaghetti, es krim, ataupun buah-buahan dari playdough.

Melukis
Untuk media bisa menggunakan kertas atau kain bekas. Mom bias membuat cat sendiri dari campuran tepung terigu atau sagu, air, dan pewarna makanan. Gunakan jari, telapak tangan dan kaki, atau cap dari kentang yang dikerat, bahkan spons cuci piring sebagai alat lukisnya.
Pelangi dalam botol

Campur pasir hias atau beras dengan pewarna makanan. Buat macam-macam warna 4-6 warna. Sediakan botol kecil bening. Ajak si kecil untuk memasukkan pasir atau beras berwarna tadi hingga membentuk lapisan-lapisan warna yang kontras.

Slime 
Slime adalah cairan kental dan lengket yang dapat dimainkan Si Kecil dengan ditarik dan ditepuk-tepuk. Sama halnya dengan pladough, bermain slime dapat menjadi sarana untuk menyalurkan imajinasi dan kreativitas Si Kecil sehingga permainan yang tengah populer ini baik untuk mendukung perkembangan anak. Mom dan juga Si Kecil dapat membuat slime sendiri dari campuran sampo dan lem. Mom juga bisa membeli slime yang sudah jadi agar lebih praktis.
Busa sabun

Si Kecil pasti suka bermain busa sabun yang juga dapat melatih imajinasi dan konsentrasinya. Mom dan Si Kecil dapat membuat busa sabun dari campuran air dan sabun mandi cair ataupun sabun cuci piring lalu diaduk-aduk sampai berbusa banyak. Busa sabun juga bisa ditambah dengan pewarna makanan agar terlihat lebih menarik.

Selamat bersenang-senang bersama anak ya, Mom. (IM)

image source: http://3.bp.blogspot.com/--008LRIIrCY/U5fNBMzdrqI/AAAAAAAADS8/E4y-KuGRZEM/s1600/DSC_0196.JPG

Kegiatan Cimahi

Headline News