Pencarian :

Artikel • Detail Artikel

Karena Hidup Tak Cuma Buat Kerja, Ketahui 7 Cara Berhenti Jadi Workaholic!

Tanggal diterbitkan: 28/11/2018


Tujuan bekerja adalah untuk memperoleh penghasilan sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup. Tampaknya, orang-orang usia produktif tidak hanya memandang pekerjaan sebatas ladang mencari pendapatan. Lebih dari itu, mereka memiliki ambisi untuk menaklukkan posisi tertinggi di suatu perusahaan maupun instansi sehingga rela bekerja mati-matian. Akhirnya, kerja pun menjadi candu. Tak ingat lagi apa yang ada di sekitar atau bersenang-senang dengan kerabat serta sahabat, otak seorang workaholic dipenuhi dengan kerja dan kerja.

Pilihan menjadi seorang workaholic kadang membuat pekerjaan justru menguasai kehidupan. Melakukan aktivitas kantor tiada henti pun berpotensi mengganggu kesehatan. Di bawah ini ialah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan ketika memutuskan berhenti menjadi workaholic.

Beri Batasan 
Dalam sehari, seseorang setidaknya bekerja selama delapan jam. Pastikan Anda memanfaatkan waktu kerja seefektif mungkin. Hindari membawa pekerjaan ke rumah atau memilih untuk lembur, kecuali urgent. Ingat bahwa Anda mempunyai keluarga, teman-teman, dan dunia lain di luar pekerjaan. Intinya, beri batasan yang jelas, kapan harus bekerja dan kapan saatnya berhenti.

Sadar Diri
Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa melakukan segalanya seorang diri. Ada masa ketika Anda membutuhkan bantuan orang lain, begitu pula sebaliknya. Menjadi workaholic kadang membuat seseorang apatis terhadap lingkungan, enggan bergaul, dan memilih berkutat dengan segala tugas kantornya. Tumbuhkan kesadaran dari dalam diri dan kembalilah ke fitrah sebagai makhluk sosial.

Kesehatan adalah Hal Utama
Mengabaikan kesehatan demi mengejar karir? Big no! Saat kesehatan dalam genggaman, Anda bisa melakukan apa pun dengan konsentrasi penuh serta semangat menggebu. Catat bahwa kesehatan adalah hal utama. Tidak perlu melakukan aktivitas fisik berat, Anda bisa memilih olahraga ringan seperti jalan santai atau jogging selama kurang lebih 30 menit setiap harinya demi memperoleh kebugaran tubuh.

Tekuni Hobi
Sejatinya, bukan cuma bekerja, lo, yang mengasyikkan. Hobi Anda pun sayang untuk dilewatkan. Tatkala sudah lelah dengan setumpuk pekerjaan, Anda bisa refreshing sejenak dengan menekuni hobi. Selain itu, Anda pun dapat memilih melakukan aktivitas positif guna mengalihkan pandangan dari pekerjaan. Beberapa aktivitas positif tersebut contohnya membaca buku, nonton film, menulis, berkebun, sampai dengan membuat kerajinan dari beragam barang bekas.

Cukup Istirahat
Seorang workaholic kerap begadang demi mencapai target impian. Sayangnya, begadang mempunyai efek buruk bagi tubuh. Tak hanya membuat Anda merasa lesu dan kurang konsentrasi keesokan harinya, tetapi juga berdampak pada turunnya daya tahan tubuh. Oleh karena itu, penting untuk memastikan jam istirahat Anda cukup. 

Hindari Internet
Orang-orang masa kini tidak bisa lepas dari akses internet, termasuk para workaholic. Tidak sebatas digunakan sebagai sarana menggali informasi dan komunikasi, internet juga dapat menjadi virus. Workaholic disarankan memiliki satu hari bebas internet. Alihkan pandangan sejenak, lihat keadaan sekitar, dan bersosialisasilah dengan orang-orang terkasih alih-alih bekerja terus-menerus. Jangan sampai jadi candu kerja sekaligus keranjingan internet, ya.

Jangan Berdiam Diri di Rumah
Diam di rumah menyebabkan Anda terus teringat pada pekerjaan. Bukan tidak mungkin, waktu libur pun dimanfaatkan untuk bekerja. Stop kebiasaan ini! Coba keluar dan berjalan-jalan sejenak. Nikmati indahnya alam dan segarnya udara. Dijamin, jiwa dan raga akan lebih fresh.

Ketika Anda memilih menjadi workaholic, bersiaplah untuk kehilangan momen-momen istimewa bersama orang-orang terdekat, menurunnya kualitas istirahat, sampai kesehatan yang drop. Karena hidup tidak cuma untuk bekerja, sayangi tubuh Anda. Beri haknya untuk bistirahat dan rileks sebelum kembali berkutat dengan rutinitas. (AH)

image source: https://pixabay.com/en/work-workaholic-writer-programmer-1627703/

Kegiatan Cimahi

Headline News