Pencarian :

Berita • Detail Berita

Petani Mulai Dihimbau Tanam Palawija

2017-08-09 13:17:18

CIMAHI - Untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan di areal persawahan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cimahi akan mendorong instansi terkait untuk membuka pintu air agar bisa membasahi areal pertanian.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita Mustikasari mengatakan, musim kemarau telah tiba sehingga sektor pertanian akan menjadi salah satu yang terkena dampaknya. Untuk itu, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak penjaga pintu air.

"Paling kita koordinasi aja dengan penjaga pintu air, biar aliran ke Cimahi tetap dibukakan," kata Mita kepada pewarta, Selasa (8/8).

Menurutnya, apabila pasokan air tidak mencukupi akibat debit sungai yang memang minim, petani akan dihimbau untuk melakukan diversifikasi tanaman dari padi menjadi tanaman palawija. 

Terkait saran untuk menanam tanaman palawija, dia menambahkan sebenarnya petani sudah memahami manfaatnya. Hanya, terkadang masih ada petani yang membandel. Masyarakat disebutnya masih butuh diyakinkan lagi mengenai manfaat menanam palawija pada musim kemarau.

"Di Cibabat kalau sedikit air masih bisa. Kalau memang nggak ada airnya para petani itu beralih ke Palawija," ujarnya.

Secara terpisah, Witarsa Wahyudin, Ketua Kelompok Tani Cibabat mengungkapkan, saat ini petani di Cibabat kesulitan air untuk lahan pertaniannya. Bahkan,ia harus sampai masuk gorong-gorong sekitar 50 meter untuk mengalirkan air ke lahan pertanian.

“Petani Cibabat, kendalanya masalah saluran air. Harus masuk gorong-gorong sekitar 50 meter untuk bisa masuk air. Itupun tidak berjalan mulus, kalau ada sampai mampet besoknya, kalau perlu masuk lagi ke situ," pungkasnya.(HDA)

Kegiatan Cimahi

Headline News