Pencarian :

Berita • Detail Berita

Pemkot Siapkan Solusi Penutupan Perlintasan

2017-09-06 08:59:51

CIMAHI - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cimahi mengonfirmasi rencana PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung yang berencana menutup dua perlintasan sebidang yakni perlintasan kereta api di Jalan Dustira yang mengarah ke Jalan Sriwijaya Raya dan perlintasan kereta api di Pusdikpom, Cigugur Tengah. 

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cimahi, Ainul Yakin mengaku sudah menerima surat tembusan dari PT KAI Daop 2 Bandung yang berencana menutup dua perlintasan sebidang yang berada di jalan yang sebelumnya dikelola Pemerintah Kota Cimahi. 

Penutupan itu mengacu Undang-undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, yang tidak membolehkan adanya perlintasan sebidang. Selanjutnya, Pemkot Cimahi disarankan membuat underpass atau fly over dikedua jalan perlintasan sebidang tersebut. 

"Memang kami telah menerima surat dari Daop 2 Bandung pada 14 Juli 2017 tentang rencana penghapusan perlintasan sebidang di Kota Cimahi," katanya, kepada pewarta,  di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Senin (4/9). 

Sebenarnya, tak hanya dua perlintasan yang akan ditutup karena satu perlintasan lagi yang terdapat di Jalan Gatot Subroto. Akan tetapi, perlintasan kereta api di Jalan Gatot Subroto menjadi kewenangan provinsi. 

Guna mencari solusi atas rencana tersebut, Pemkot Cimahi akan mencarikan solusi terkait dengan melakukan Feasibillty Study (FS). Bahkan, untuk kajian tersebut telah disiapkan sebesar Rp50 juta per perlintasan sebidang. 

"Hasil dari FS akan menentukan apakah harus dibangun underpass atau jalan layang. Kalau tidak memungkinkan keduanya tidak dibangun," ujarnya. 

Ainul melanjutkan, jika hasil FS disetujui dilakukan pembangunan, maka langkah selanjutnya adalah melakukan kajian Detail Engenering Desain (DED) dan diperkirakan pembangunan baru akan terealisasi pada 2019 mendatang.


Kegiatan Cimahi

Headline News