Pencarian :

Berita • Detail Berita

Satpol PP Sidangkan 6 Pemilik Bangunan Melanggar

2017-11-08 04:57:44

CIMAHI - Satpol PP Kota Cimahi menggelar Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) bagi pemilik enam bangunan di Kota Cimahi yang dianggap melanggar Perda No 2/2015 tentang Bangunan Gedung dan Perda No 1/2010 tentang Penataan dan Perlindungan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

Kepala Bidang Penegak Perda Dinas Satpol PP Kota Cimahi Rini Lusy mengungkapkan, lima bangunan didakwa melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Bangunan Gedung. Sementara satu bangunan, yakin minimarket didakwa melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2010 tentang Penataan dan Perlindungan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. 

"Mereka sudah bangun dulu, baru urus izin. Kesalahannya di situ. Mereka didenda minimal Rp 1 juta maksimal Rp 3 juta," katanya, kepada pewarta, Rabu (7/11).

Dalam sidang kali ini, ada tiga bangunan yang disangkakan melanggar oleh Satpol PP Kota Cimahi. Ketiganya berada di Jalan Pesantren, Jalan Permana dan Jalan Citeureup. Hakim menjatuhkan denda materi sebesar Rp1.002.000 untuk tiga bangunan. 

Selain bangunan, sidang Tipiring kali ini juga diikuti sekitar 28 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terjaring razia Satpol PP Kota Cimahi beberapa waktu lalu. Mereka didakwa melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2009 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3). 

Dikatakan Rini, mayoritas PKL di Kota Cimahi yang mengikuti sidang lebih dari sekali. Nampaknya, hukuman yang telah mereka terima pada persidangan sebelumnya tak membuat mereka jera dan menyesali perbuatannya untuk tidak lagi mengulanginya.

"PKL banyaknya, orango-orang itu saja yang melanggar. PKL didenda Rp 50.000," pungkasnya.

Kegiatan Cimahi

Headline News