Pencarian :

Berita • Detail Berita

Bapenda Kota Cimahi Sosialisasikan Kenaikan Tarif Air Baku Mulai September 2018

2018-08-01 10:43:02

CIMAHI.- Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) menggelar sosialisasi kenaikan tarif Harga Air Baku (HAB) Kota Cimahi yang tercantum dalam Perwal Kota Cimahi Nomor 10 Tahun 2018 di Vila Neglasari Jln. Sirnarasa Kota Cimahi, Kamis 26 Juli 2018. Kenaikan tarif berlaku mulai September 2018. Sebanyak 163 perusahaan ikut serta dalam sosialisasi tersebut. Merela memiliki meteran air baku yang harus dilaporkan secara berkala.

Sekretaris Bapenda Kota Cimahi, Yunita R. Widiana menjelaskan, kenaikan tarif air baku disesuaikan dengan Peraturan Menteri ESDM RI Nomor 20 Tahun 2017 tentang Pedoman Penetapan Nilai Perolehan Air Tanah. Serta terbitnya Pergub Jawa Barat Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pedoman Penetapan Nilai Perolehan Air Tanah. 

"Dengan keluarnya dua pedoman milik pemerintah pusat dan Pemprov itu, Kota Cimahi harus melaksanakan penyesuaian dengan tarif baru," ujarnya.

Dijelaskannya, komponen penghitungan kenaikan HAB meliputi biaya pembuatan sumur, volume pengambilan dan biaya operasional. 

"Daerah lain telah melakukan penyesuaian harga sejak beberapa tahun lalu, sehingga Kota Cimahi ikut menyesuaikan meski dibanding daerah lain tarif di Cimahi masih lebih rendah," ucapnya.

Perwal Kota Cimahi terkait pajak daerah termasuk air baku ditetapkan pada Maret 2018. "Kami punya waktu 6 bulan sebelum diberlakukan untuk sosialisasi. Jadi, dipastikan tarif HAB naik per 1 September 2018," katanya.

Pemasangan meteran menjadi penting, sebagai patokan dalam menarik pajak. "Penetapan meteran sesuai aturan Gubernur, namun pengelolaan pajak sudah masuk kewenangan daerah," katanya.

Bappenda Kota Cimahi berharap konsumen pemanfaat air memelihara meteran.

"Pemanfaatan air yang mereka lakukan haruslah disertai meteran sehingga petugas bisa teliti dan akurat dalam menghitung potensi pajak tersebut. Selain itu, kami mendorong agar seluruh perusahaan bisa lebih cerdas lagi dalam menggunakan airnya secara efisien sesuai kebutuhan sehingga pajak bisa betul-betul dihitung sesuai penggunaan di lapangan," katanya. (RF)***

Kegiatan Cimahi

Headline News