Pencarian :

Berita • Detail Berita

Pemkot Cimahi Gelar BIAF Ke-6, Fokus Dorong Animasi Lokal Semakin Maju

2018-10-31 20:31:59

CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi kembali menggelar perhelatan Baros International Animation Festival (BIAF) tahun 2018. Kegiatan memfokuskan pada daya saing animator lokal Cimahi semakin maju sehingga bisa produk animasi bisa menembus pasar internasional. 

Festival animasi tahunan yang digelar kali ke-6 tersebut berlangsung 26-28 Oktober 2018 mendatang di Gedung Cimahi Technopark Jalan Raya Baros Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi. Khusus pelaksanaan BIAF tahun ini, dihadirkan 15 pemateri dari dalam negeri dan 4 orang pemateri dari luar negeri.

Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna merasa bangga dengan banyaknya animator-animator asal Cimahi yang dipakai oleh perusahan-perusahan luar. Hal tersebut menandakan animator Cimahi sudah dapat disejajarkan dengan animator luar negeri.

"Saat ini animasi selalu dipakai diberbagai negara. Sehingga untuk segi bisnis akan berpotensi sangat tinggi, sebab selain sangat tren animasi juga banyak dibutuhkan," ujarnya.

Pemkot Cimahi menyatakan bakal terus mendukung perkembangan animasi di Kota Cimahi. "Kami akan selalu suport. Salah satunya dengan mempersilahkan animator Cimahi untuk menggunakan gedung ini (Technopark) untuk melakukan aktivitas kreativitasnya," bebernya.

Pihaknya berupaya terus meningkatkan dan menyempurnakan sarana yang dibutuhkan. "Apapun yang bisa mendukung animasi seperti perangkat-perangkat teknologi, akan kita bantu. Yang pasti kita suport dari anggaran juga," katanya.

Ketua Cimahi Creative Association (CCA) Rudi Sutedja mengatakan, dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mulai membaik dan banyaknya animator asal Cimahi yang sudah menyebar diberbagai perusahaan animasi baik dalam negeri maupun luar negeri, maka potensi  animasi Cimahi sangat bersaing. 

"Pada kenyataannya setiap studio animasi yang ada di Indonesia dan sebagian studio luar negeri, pasti pernah bersentuhan dengan Cimahi," katanya.

Rudi menjelaskan, dalam membangun infrastruktur yang dibutuhkan untuk perkembangan dunia animasi lokal, harus dimulai dengan membangun ekosistem yang berhubungan dengan industri animasi. Disamping pembangunan SDM, harus juga mulai membangun pemasaran, teknologi, internet, pajak dan permodalan.

"Untuk sekarang ini dorongan dari pemerintah sudah sangat baik. Untuk sistem koordinasi antar berbagai kementerian harus ditingkatkan. Seharusnya kedepan dari segi permodalan, infrastruktur juga bisa bekerjasama dengan investor. Tidak mungkin kita hanya mengandalkan APBD, tapi harus ada kerjasama dengan pihak lain. Ini harapan dari kita-kita sebagai pelaku animasi," ujarnya. (RF)***

Kegiatan Cimahi

Headline News