CIMAHI - Selama bulan puasa, produksi sampah dari sejumlah pusat perekonomian masyarakat di Kota Cimahi mengalami peningkatan sebesar 15% dari bulan biasanya.
Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Cimahi Nana Sujana mengatakan, sampah itu pada umumnya berasal dari sejumlah pasar tradisional dan ribuan toko yang tersebar di titik pusat ekonomi.
"Karena selama puasa ini, akitivitas ekonomi masyarakat pun mengalami peningkatan. Pada hari biasa sampah yang dihasilkan 732 ton per hari dan di bulan puasa meningkat 15%," katanya.
Meskipun mengalami peningkatan volume, karena keterbatasan armada dan personil, pihaknya hanya bisa mengangkut sebanyak 480 ton. Sisanya, dikelola oleh masyarakat salah satunya dengan cara dibakar.
Agar kebersihan tetap terjaga, pihaknya pun melakukan peningkatan intensitas angkutan sampah dari sebelumnya dua rit menjadi tiga rit.
Disebutkannya, sejumlah titik penghasil sampah terbanyak itu antara lain Pasar Antri, pasar Atas, jalan Gandawijaya, jalan Cihanjuang dan jalan Amir Mahmud. (HA)