Loading...

Sekolah Harus Cegah Perayaan Kelulusan Berlebihan

Administrator 12 Mei 2015 718 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Cimahi meminta seluruh sekolah untuk mengawasi dan mencegah peserta didiknya merayakan kelulusan Ujian Nasional (UN) secara berlebihan termasuk dengan mencorat-coret seragam sekolah.

Sekretaris Disdikpora Kota Cimahi Toto Suharto mengatakan, sebaiknya seragam sekolah yang akan dijadikan bahan untuk corat-coret itu disumbangkan ke pihak agar bisa disalurkan kepada siswa yang lebih membutuhkan.

"Selain itu, siswa pun harus dicegah untuk merayakan kelulusan dengan berkonvoi kendaraan roda dua. Karena itu dikhawatirkan justru akan memicu terjadinya tawuran antar siswa," katanya, kepada pewarta, Selasa (12/5/2015).

Menurut dia, kelulusan UN pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena hanya akan ditentukan pihak sekolah sepenuhnya. Hasil UN, bukan lagi satu-satunya penentu kelulusan siswa.

Total peserta UN tingkat SMA/SMK dan MA yang menggunakan kertas ujian di Cimahi sebanyak 8.640 siswa yang terbagi dalam siswa SMA berjumlah 2.630 siswa, SMK sebanyak 5.659 siswa dan MA 351 siswa. Sedangkan yang mengikuti UN berbasis komputer hanya ada empat sekolah.

"Peserta UN untuk tingkat SMA sederajat di Cimahi paling banyak berasal dari SMK," paparnya.(ha)