CIMAHI - Pada tahun ini, Dinas Perhubungan Kota Cimahi menargetkan retribusi parkir mengalami peningkatan sebesar 16% dari tahun sebelumnya yang hanya Rp300 juta. Untuk itu, para pengelola parkir diminta kerja samanya untuk memenuhi target tersebut.
Kepala Bidang Teknik Sarana Dishub Kota Cimahi Uki Rukandi mengatakan, saat ini di Cimahi setidaknya ada 120 titik parkir yang dikelola sejumlah operator. Tapi, kontribusi parkir yang diberikan masih jauh dari memuaskan.
"Kami minta para operator parkir untuk meningkatkan setorannya dan kami telah mengundang kembali seluruh operator parkir agar meningkatkan setorannya," katanya, kepada pewarta, Sabtu (13/6/2015).
Diakuinya, sepanjang jalan nasional (Jalan Amir Machmud) retribusi parkir telah dihapuskan sesuai dengan sesuai instruksi dari pemerintah pusat agar sepanjang jalan protokol itu dibebaskan dari retribusi untuk menghindari kemacetan.
Sebagai gantinya, pihaknya meminta seluruh pengelola parkir yang ada untuk serius menghilangkan potongan yang tak jelas agar pemasukan retribusi ke kas daerah jumlahnya meningkat.
Agar tidak banyak terjadi 'kebocoran' dalam pengumpulan retribusi ini, pihaknya berjanji akan meningkatkan monitoring di lapangan karena tidak menutup kemungkinan selama ini memang banyak praktik parkir liar.
"Parkir depan Rumah Sakit Dustira retribusinya parkirnya tidak masuk ke kas daerah. saya tidak tahu masuk kemana dan hal ini perlu ditelusuri," pungkasnya (ha)