CIMAHI - Mengenai adanya permintaan agar Pemkot Cimahi segera kembali menambah jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menganggapnya tidak perlu terburu-buru.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Tata Wikanta menilai, pendirian sekolah negeri harus berdasarkan kajian mendalam. Karena jangan sampai pendirian SMK Negeri justru memunculkan masalah bagi sekolah swasta.
"Analisa dan kajian teknis harus dilakukan sebelum mendirikan SMK. Kita tidak mau mendirikan sekolah negeri namun mematikan sekolah swasta," katanya, kepada pewarta, Kamis (13/8/2015).
Dia mengatakan, pembentukan sekolah negeri itu tidaklah gampang. Banyak yang harus dilihat dan menjadi pertimbangan sehingga sekolah berstatus negeri tersebut layak.
Terlebih melihat kondisi yang terjadi saat ini, tak sedikit sekolah swasta yang protes akibat sekolah negeri menambah jumlah kuota penerimaan siswa. Dengan begitu, adanya sekolah negeri baru tidak menutup kemungkinan akan membuat sekolah swasta risau.
"Beberapa waktu sekolah negeri nambah kuota saja semolah swasta teriak-teriak. Bisa-bisa guru swasta demo karena tidak bisa mengajar karena muridnya kurang kalau kami tambah lagi," pungkasnya. (ha)