Setelah mengikuti Diklat selama kurang lebih satu bulan, akhirnya sebanyak 36 orang Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dikukuhkan Walikota Ciimahi Atty Suharti.
Upacara pengukuhan yang berlangsung di Aula Gedung A Komp. Perkantoran Pemkot Cimahi, Jl. Rd. Demang Hardjakusumah, Jumat (15/8) diikuti oleh seluruh anggota Paskibra bersama Komandan Pasukan dari TNI-Polri ini, dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta orang tua Paskibra dan para undangan lainnya.
Diawali dengan pengantar pengukuhan kemudian pengucapan Ikrar serta mencium bendara Merah Putih oleh semua calon Paskibraka sebagai simbol nasionalisme dan rasa kebangsaan dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Walikota Cimahi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para para pembina dan pelatih baik dari jajaran tni maupun purna paskibra (ppi) yang telah bekerja keras melatih anggota paskibraka dan juga kepada para orang tua yang telah memberikan ijin dan restu bagi kami untuk mengembleng generasai muda terbaik cimahi sehingga putra-putri bapak dan ibu memiliki kecakapan khusus dan hari ini telah dinyatakan layak menjadi anggota paskibraka
“Insya allah, niat baik kita membina generasi penerus perjuangan bangsa ini bukan hanya bermanfaat bagi orang tua tetapi juga masyarakat,” kata Atty Suharti
Walikota Cimahi juga melanjutkan jika selama dalam pangkuan keluarga, kebiasaan dan watak malas, tidak disiplin, mental tergantung dan kesetiakawanan sosialnya masih sangat rendah, maka dengan terpilih sebagai anggota paskibraka, adik-adik diyakinai akan berubah.
“Oleh karena itu, pada kesempatan yang berbahagia ini saya mengingatkan bahwa: adik-adik sekalian tidak hanyasekadar dikukuhkan sebagai peserta paskibraka yang dipersiapkan untuk mengibarkan sang saka merah putih pada perayaan hut proklamasi nkri hari senin tanggal 17 agustus 2015 nanti,” lanjut Atty
Atty Juga berpesan kepada anggota Paskibraka untuk menyadari setelah dikukuhkan haruslah pewarta semangat juang para pahlawan,
“Segala pesan yang terkandung dibalik sejarah berkibarnya bendera merah putih, yakni berani berjuang untuk tujuan suci, sungguh-sungguh menjadi energi baru yang mengalir di sepanjang garis nadi masyarakat cimahi, “ tutupnya (ahmad sadli)