Loading...

Dishub Kota Cimahi Gelar Uji Coba Aktivasi Terminal Cimindi

Administrator 23 Februari 2016 442 kali dilihat
Bagikan:
Dishub Kota Cimahi Gelar Uji Coba Aktivasi Terminal Cimindi
CIMAHI.- Jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi gelar uji coba aktivasi Terminal Cimindi di depan lokasi terminal di Jln. Mahar Martanegara Kota Cimahi, Senin (22/2/2016). Pengendara angkot maupun penumpang diminta menaati aturan naik turun di dalam terminal.
Pelaksanaan uji coba berlangsung sejak pagi. Unit angkot yang melintas dari dua arah diharuskan masuk ke dalam terminal untuk menaikkan maupun menurunkan penumpang, petugas siaga mencegat di median jalan.
Kepala Dishub Kota Cimahi Ison Suhud mengatakan, pihaknya melakukan uji coba aktivasi untuk meningkatkan optimalisasi Terminal Cimindi. "Sudah diresmikan tapi angkot dan penumpang masih turun di luar terminal. Karena itu kita lakukan uji coba aktivasi terminal dengan mendorong angkot dan penumpang sama-sama masuk ke dalam terminal," ujarnya.
Uji coba berlangsung selama sepekan. Petugas bakal berjaga sejak pukul 06.00 WIB sampai sore hari.
"Kita uji coba angkot langsung belok arah ke dalam terminal. Memang ada sedikit hambatan arus lalu lintas karena memotong jalur," ucapnya.
Dengan uji coba ini, bisa dihitung kapasitas terminal kalau semua angkutan ada di badan jalan. Juga bisa dihitung pergerakan penumpang.
Terminal Cimindi berukuran 572 meter2, baru diresmikan akhir Januari 2016. Trayek angkutan umum yang masuk di subterminal diantaranya, jurusan Cimindi-Nanjung-Cipatik, Cimindi-Cimahi dan Cimindi-Margaasih, jumlah total unit angkot diperkirakan 380 unit.
Sejak diresmikan, operasional Terminal Cimindi belum efektif menertibkan angkutan umum dan penumpang. Angkutan umum berbagai jurusan yang melewati jalur Cimindi masih banyak yang memilih menunggu penumpang di pertigaan Cimindi. Meski ada angkot yang menggunakan terminal, namun jumlahnya tidak sebanyak yang ngetem di luar area.
Dari hasil uji coba, pihaknya bakal melakukan evaluasi dengan memasukkan berbagai pertimbangan. "Dalam evaluasi, kita juga pertimbangkan dampak kemacetan, pejalan kaki atau penumpang dan faktor lainnya," jelasnya. (RR)