CIMAHI - Upaya Pembinaan Wilayah yang dilakukan Dinas Kebersihan dan
Pertamanan (DKP) Kota Cimahi diharapkan menjadi solusi tepat dan cepat
dalam rangka mempertahankan Piala Adipura 2015.
Kepala DKP Kota
Cimahi Sri Nurul Handayani mengatakan, dengan dibentuknya Binwil,
apabila di lapangan ditemukan hal yang tidak diharapkan, masyarakat bisa
segera berkoordinasi dengan DKP untuk ditintaklanjuti.
"Sehingga
ketika ditemukan sampah yang menggunduk atau berceceran segera
koordinasi dengan kami," katanya, kepada pewarta, Kamis (17/3).
Selain
itu, pihaknya pun akan terus memantau Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di
wilayah Cimahi dengan cara berkolaborasi dengan seluruh elemen
masyarakat serta aparat pemerintah terkait lainnya.
Dengan dua
upaya tersebut kondisi terkini di masyarakat khususnya mengenai sampah
akan mudah dimonitor dan tim yang telah dibentuk dapat dengan cepat
bertindak agar sampah justru mengotor wajah kota.
Sedangkan,
untuk menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,
pihaknya berencana melakukan tindakan tegas berupa tangkap tangan yang
akan bekerjasama dengan Satpol PP dan intasi terkait lainnya.
"Kami
sedang mendiskusikan hal itu dengan Satpol PP. Tidak menutup
kemungkinan kalau hal itu dianggap efektif akan kami lakukan,"
pungkasnya.
Untuk diketahui, Kota Cimahi telah meraih piala
Adipura sebanyak lima kali. Penghargaan itu diraih pada tahun 2009,
2010, 2012, 2013 dan yang terakhir tahun 2015. (ha)