CIMAHI.- Material longsor dari
tebing menerjang kediaman pasangan lansia Maman Rusman (70)-Wiwi
Komalasari (60) di RT 5 RW 5 Kp. Nyalindung Jln. Kamarung Kel. Citeureup
Kec. Cimahi Utara Kota Cimahi. Hujan yang turun membuat tanah atas
tebing tersebut tergerus hingga akhirnya longsor menimpa rumah Maman.
Bagian
atas tebing di belakang rumah Maman berupa kebun, tingginya sekitar 8
meter. Tanah yang ambles berkisar ukuran 4×3 meter, urugannya merangsek
ke rumah Maman hingga menjebol dinding dapur dan kamar serta atap rumah
rusak.
Camat Cimahi Utara Hendra Gunawan mengatakan, pihaknya sudah
melaporkan kejadian tersebut ke finas terkait. Untuk antisipasi longsor
kemungkinan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Cimahi akan membangun
bronjong di sisi tebing untuk menahan tebing."Karena kondisi tanahnya
miring, jadi akan dibuat benteng biar tidak khawatir ada longsor susulan
saat hujan turun," ujarnya.
Kabid. Sosial Dinas Tenaga Kerja
Transmigrasi dan Sosial (Disnakertansos) Kota Cimahi Ero Kusnadi
mengatakan, bantuan untuk korban longsor berupa kebutuhan pokok dari
sudah diserahkan kepada korban. Penanganan lokasi sudah dilakukan
bersama Tagana, BPBD Kota Cimahi, PMI, dan unsur aparat kepolisian dan
TNI.
"Setelah cuaca cerah, Tagana dan warga melakukan gotong royong
membersihkan material longsor dan membuat trap-trap di tebing," ujarnya.
Turut
dilaporkan ruas jalan amblas di Kel. Cipageran. Meski tidak mengganggu
arus lalu lintas, namun masyarakat diminta kewaspadaannya.
"Dalam
rangka deteksi dini bencana, daerah rawan bencana dilakukan pemantauan.
Alat komunikasi juga turut standby, petugas Tagana piket setiap hari.
Curah hujan masih tinggi, potensi bencana bakal terus ada," tuturnya.
(RR)