CIMAHI.- Jumlah balita di Kota Cimahi yang sudah
mendapatkan imunisasi polio tercatat pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN)
Polio 2016 tercatat 44.511 anak. Hal itu menunjukkan keberhasilan dalam
cakupan imunisasi demi Cimahi Bebas Polio.
Hari terakhir PIN
Polio, Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi dan kader lingkungan
blusukan men-sweeping tiap balita di Kota Cimahi, Selasa (15/3/2016).
Hal itu dilakukan agar tidak ada balita yang terlewat mendapat imunisasi
polio untuk mencegah munculnya kasus polio di Kota Cimahi.
Petugas
disebar ke sejumlah tempat umum seperti mal, rumah makan, hingga pasar
tradisional. Para kader juga bergerilya ke rumah penduduk di tiap
lingkungan untuk mengejar balita yang belum dapat vaksin polio.
Kepala
Dinas Kesehatan Kota Cimahi drg.Pratiwi usai mengadakan rapat evaluasi
pelaksanaan PIN Polio 2016 mengatakan, berdasarkan data Disdukcapil Kota
Cimahi dari Program RW Tuntas jumlah anak balita di Kota Cimahi
tercatat 43.019 anak balita. "Kalau dari jumlah tersebut, cakupan PIN
Polio 2016 sudah mencapai sekitar 100,27 persen dari data real yang
ada," ujarnya.
Namun, cakupan PIN Polio 2016 yang ditetapkan
Pusdatin yaitu target sasaran balita 53.200 anak usia 0-59 bulan. "Kita
berupaya mem-breakdown jumlah balita tersebut," ucapnya.
Tindakan
sweeping atau jemput bola dengan mendatangi warga dilakukan untuk
mengantisipasi bagi orangtua yang memiliki balita, namun tidak mau
mengimunisasi balitanya atau yang tidak sempat membawa anaknya ke pos
pelayanan PIN yang tersedia. Dinkes Jabar juga memberi toleransi
pelaksanaan sweeping hingga 18 Maret 2016.
"Memang
pelaksanaan PIN Polio berakhir 15 Maret 2016. Namun, untuk sweeping
balita yang belum dapat imunisasi polio bisa dilanjutkan demi Cimahi
bebas polio," ujarnya.
Karena itu, pihaknya melibatkan sejumlah unsur
untuk melakukan penjaringan atau sweeping balita yang belum diimunisasi
pada PIN Polio. Selain petugas puskesmas dan kader, personil Dinkes
Kota Cimahi juga turun ke semua wilayah. Lurah beserta jajaran di
wilayah serta pimpinan di SKPD juga dilibatkan dalam memantau sweeping
balita.
Pratiwi menuturkan, pihaknya melakukan program PIN polio
serentak sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Agar
generasi penerus Kota Cimahi terbebas dari polio.
Imuninasi merupakan
pencegahan yang paling efektif dalam mencegah kematian dan kecacatan
akibat berbagai virus penyakit, salah satunya virus polio.
Selain
mencegah polio, imunisasi ini bermanfaat untuk mencegah virus penyakit
lainnya, seperti tetanus, TBC, hepatitis, meningitis, dan pneumonia.
"Imunisasi
penting dan harus diberikan kepada seluruh balita di Kota Cimahi karena
manfaatnya bisa dirasakan, baik jangka pendek, maupun jangka panjang,
serta dapat mengurangi biaya kesehatan. Anak akan memiliki kekebalan
tubuh yang lebih baik, daripada anak yang tidak diimunisasi, mereka
lebih rentan terhadap berbagai serangan penyakit," terangnya. (RR)