CIMAHI - KPU Kota Cimahi memastikan akan melaksanakan debat kandidat untuk calon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi pada akhir Januari 2017 ini. Karena masih dalam tahap pembahasan, sehingga KPU belum bersedia menyebut tanggal secara pasti salah satu rangkaian kegiatan kampanye tersebut.
Ketua KPU Cimahi Handi Danajaya meminta kepada seluruh pasangan calon agar seluruh pasangan calon bersiap mengikuti debat tersebut. Untuk mematangkan pelaksanaan debat, pihaknya telah studi banding ke daerah tetangga dalam hal ini Kota Tasikmalaya.
Selain memantau jalannya teknis dan debat kandidat di Tasikmalaya, pihaknya juga menyusun teknis debat yang akan menjadi wahana kampanye edukatif kepada masyarakat.
"Nanti ada pemaparan visi, misi dan program. Dilanjutkan penajaman dari visi, misi, program dengan menjawab pertanyaan dari panelis," katanya, kepada pewarta, Jumat (13/1).
Agar praktiknya tidak monoton, setiap calon memaparkan visi misinya. Teknis debat nanti, akan ada saling lempar pertanyaan dan jawaban dari masing-masing pasangan calon.
"Iya. Termasuk ada sesi para Paslon saling melemparkan pertanyaan," ujarnya.
Dengan beberapa pertimbangan, Handi menyebutkan, debat yang dekan digelar di Cimahi ini tidak seperti daerah lain yang berkali-kali mengikuti rangakaian tema tertentu. Dalam debat di Cimahi, pihaknya akan memaksimalkan banyak tema dengan fokus pada visi misi pasangan calon diwaktu yang sama.
Seperti diketahui, masa kampanye Pilkada Cimahi masih berlangsung hingga 11 Februari 2017. Adapun pemungutan suara akan dilaksanakan pada 15 Februari 2017.
Saat ini, ada tiga kandidat yang tengah beradu gagasan dan meraih simpati pemilih yang jumlahnya sekitar 355.722 pemilih. Pasangan nomor urut 1, Atty Suharti/Achamd Zulkarnain diusung Golkar, PKS dan Nasdem.
Kemudian pasangan nomor 2, Asep Hadad Didjaya/Irma Indriyani diusung Partai Gerindra dan Demokrat. Dan nomor urut 3, Ajay M Priatna/Ngatiyana diusung PDIP, PAN, PPP, PKB dan Hanura.