CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan mengimbau para pedagang musiman di bulan Ramadan ini agar menjual makanan yang sehat dan tidak menggunakan bahan kimia serta pemanis buatan.
Kepala Seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Eli Herlia mengatakan, dalam berbagai kesempatan pihaknya sering mengingatkan agar pedagang tidak menggunakan bahan kimia serta pemanis buatan yang bisa merusak kesehatan manusia.
"Kami tak henti-hentinya memberikan imbauan kepada pedagang. Kami juga mengundang 500 pedagang makanan, diberikan ilmu cara mengolah makanan yang baik seperti apa,” katanya, kepada pewarta, Senin (5/6).
Menurut Eli, jauh sebelum Ramadan tiba pengujian terhadap makanan sudah dilakukannya. Hanya, harus diakui pada bulan Ramadan ini pemeriksaan yang dilakukannya mengalami peningkatan. Tehnis pemeriksaan sampel makanan yang dilakukannya adalah dengan cara mendatangi para pedagang.
Masyarakat pun diimbau agar lebih waspada membeli takjil atau makanan untuk berbuka puasa yang dijajakan para pedagang. Apalagi, pada bulan puasa ada peningkatan konsumsi masyarakat terhadap makanan musiman seperti kolek dan es buah.
"Kalau membeli makanan, terutama makanan yang cenderung memberikan warna yang menyala, kemudian yang mempunyai rasa manisnya yang agak getir, itu dikhawatirkan mengandung bahan kimia atau pemanis buatan," ucapnya.
Selain itu, kata dia, sebelumnya pihaknya juga kerap memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui kader kesehatan mengenai makanan yang sehat. Selanjutnya, kader tersebut akan menyampaikan langsung kepada masyarakat.
“Kader pun mensosialisasikan kepada masyarakat di sekitarnya,” pungkasnya. (hda)