CIMAHI.- Dinas
Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A) Kota Cimahi melakukan
graduasi terhadap 283 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga
Harapan (PKH) di Kota Cimahi. Mereka sudah mengalami peningkatan taraf
perekonomian sehingga tidak lagi mendapatkan bantuan melalui program
tersebut.
"Tahun ini ada 283 KPM yang digraduasi," ujar Kabid. Sosial DinsosP2KBP3A Kota Cimahi Agustus Fajar.
Adanya
graduasi KPM untuk PKH, kata Agustus, karena ada beberapa yang komponen
syarat PKH yang hilang seperti meningkatnya taraf perekonomian. Ada
pula graduasi mandiri, misalnya hilangnya komponen PKH karena anak KPM
sudah lulus sekolah.
"Sementara graduasi mandiri
dimaksudkan adanya KPM yang mengajukan diri untuk keluar, karena merasa
sudah meningkat kesejahteraannya," beber Agustus.
Meski
tidak mendapatkan PKH lagi, kata Agustus, mereka yang tidak memenuhi
syarat mendapatkan program PKH maupun KPM yang melakukan graduasi
mandiri, masih ada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Kartu Indonesia
Sehat (KIS).
"Graduasi berarti sudah selesai
program PKH-nya untuk yang bersangkutan, tapi KPM masih tetap menjadi
penerima BPNT dan KIS," katanya.
Diakui, jumlah KPM yang digraduasi masih jauh dari total 8.960 KPM.
"Kami terus berupaya memotivasi mereka agar mandiri sehingga tidak bergantung lagi pada bantuan PKH," jelasnya.