CIMAHI.- Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi memastikan anggur Shine Muscat yang beredar di pasaran di Kota Cimahi aman untuk dikonsumsi. Hal itu berdasarkan hasil uji sampel yang sudah dilakukan.
Pengujian itu dilakukan setelah di Thailand melaporkan adanya temuan pestisida berbahaya pada anggur Shine Muscat yang diimpor dari Tiongkok, yang membuat beberapa negara mempertanyakan keamanan buah tersebut.
"Kami telah mengambil beberapa sampel anggur dan melakukan uji pestisida menggunakan alat rapid di kantor. Hasilnya menunjukkan negatif, yang berarti anggur tersebut aman untuk dikonsumsi," kata Kepala Bidang Pangan pada Dispangtan Kota Cimahi, Dadan Saepulloh, Selasa (12/11/2024).
Dadan mengakui bahwa penjualan anggur Shine Muscat kini semakin marak, tidak hanya di toko modern, tetapi juga di pasar tradisional.
"Benar, banyak yang menjualnya. Kami melakukan pemantauan, termasuk ketersediaan barang kebutuhan pokok," ujarnya.
Selain itu, pihak Dispangtan secara rutin melaksanakan pengecekan dan uji sampel terhadap berbagai jenis makanan di toko modern maupun pasar tradisional.
"Kami rutin mengadakan pengujian sampel makanan untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat," lanjutnya.
Dadan juga mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa buah-buahan yang akan dikonsumsi dan menjaga kebersihannya sebelum dimakan.
"Masyarakat yang sudah mendapatkan informasi terkait anggur Shine Muscat dari media televisi diharapkan lebih berhati-hati dalam memilih anggur yang akan dibeli. Selalu cuci buah sebelum dikonsumsi untuk membersihkan kotoran atau bahan berbahaya yang mungkin ada," pungkasnya.