Loading...

Pemkot Cimahi Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana

Rano Hardiana 12 November 2024 756 kali dilihat
Bagikan:
NotFound
CIMAHI.- Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menetapkan status kebencanaan menjadi siaga darurat bencana geo-hidrometeorologi. Berdasarkan surat keputusan (SK), status itu berlaku dari 1 November 2024 hingga 31 Mei 2025.

"Memasuki musim penghujan, Pemkot Cimahi bersiap menghadapi risiko bencana geo-hidrometeorologi. Kami juga mengeluarkan SK Siaga darurat bencana musim penghujan yang sudah disahkan sejak tanggal 1 November 2024 sampai dengan 31 Mei 2025," kata Penjabat Wali Kota Cimahi Dicky Saromi dalam Apel Gelar Pasukan Siaga Menghadapi Bencana, Selasa (12/11/2024).

Dia mengatakan, apel gelar pasukan ini juga sangat penting sebagai langkah persiapan dan kesiapsiagaan multipihak sebagai upaya optimalisasi penanggulangan bencana. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya kesiapsiagaan bencana, terutama bencana geo-hidrometeorologi, dapat bekerja lebih optimal.

"Diharapkan dapat semakin menguatkan kehadiran seluruh pihak yang terlibat di dalam penanggulangan bencana agar di siaga darurat musim hujan," ujar dia.

Dicky menyebutkan bahwa ada dua hal penting yaitu kesiapsiagaan sendiri dan upaya pencegahan atau mitigasi. "Nah, kesiapsiagaan itu menyangkut seperti apa logistik kita, peralatan kita, SDM kita, dan pencegahan itu adalah hal yang kita lakukan dengan berkoordinasi, berkolaborasi di antara kita, dalam rangka memitigasi bencana jadi mengurangi risiko bencana," jelasnya.

Menghadapi musim penghujan yang turun dengan intensitas sedang-tinggi, Dicky meminta seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai fenomena alam dan cuaca ekstrem khususnya menghadapi musim penghujan. 

Untuk itu ia mengingatkan seluruh unsur terkait untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan semua stakeholder dalam mengambil langkah-langkah konkrit untuk mengantisipasi dan meminimalisir dampak bencana yang dapat menimbulkan korban jiwa dan kerugian material.

Dengan musim penghujan yang telah berlangsung, Dicky pun meminta BPBD dan dinas terkait lainnya untuk menjadikan skala prioritas dalam konsep mitigasi dan kesiapsigaan, agar lebih ditekankan pada kemampuan untuk melakukan tindakan persiapan menghadapi kondisi darurat bencana secara cepat, tepat, efektif, efisien dan berhasil guna.

"Pertajam konsep kesiapsiagaan tidak hanya pada instansi atau lembaga yang membidangi urusan bencana saja, akan tetapi secara multipihak dan di setiap tingkatan ataupun lapisan masyarakat," pungkasnya.