CIMAHI.- Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira bersama jajaran Pemkot Cimahi melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian bencana dampak hujan deras yang melanda Kota Cimahi pada Rabu (17/9/2025). Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan kondisi masyarakat terdampak.
Lokasi bencana yang didatangi diantaranya atap rumah ambruk di RW 3 Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara. Di wilayah RW 28 Cipageran banjir merendam sebanyak 18 rumah, pantauan serupa juga dilakukan di wilayah Baros yang dilaporkan sejumlah ruas jalan tergenang.
"Kami bersama Kepala DPKP meninjau RW 28 Cipageran yang kemarin saat hujan sangat tinggi terjadi banjir. Juga menengok rumah warga Citeureup yang atap rumahnya rubuh. Kemarin banyak yang komplain banyak yang mengeluh Cimahi dikepung banjir. Memang curah hujan tinggi ditambah PR bagi kita bersama untuk menyelesaikan infrastruktur penanganan banjir di Kota Cimahi," ujarnya.
Menurut dia, penyebab banjir di wilayah RW 28 Cipageran terutama sedimentasi. "Penyebabnya terutama sedimentasi, ada saluran lama yang tertutup material. Juga daerah berbatasan langsung dengan KBB akan disinergikan dalam penanganannya," ucapnya.
Pihaknya meminta semua pihak meningkatkan kewaspadaan atas potensi bencana hidrometeorologi. "Mudah-mudahan tidak terjadi lagi bencana yang disebabkan oleh hidrometeorologi. Apalagi menjelang akhir tahun hujan semakin tinggi sehingga harus waspada," tuturnya.**