Loading...

Pantau Penggunaan IFP di Kota Cimahi, Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran Digital yang Reflektif, Bermakna, dan Menggembirakan

Rano Hardiana 24 September 2025 2397 kali dilihat
Bagikan:
NotFound
CIMAHI.- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Abdul Mu'ti, M.Ed didampingi Wali Kota Cimahi Ngatiyana melakukan kunjungan ke SDN Cimahi Mandiri 1 Jalan Alun-alun Timur Kota Cimahi, Senin (22/9/2025). Hal itu dilakukan untuk memantau pembelajaran menggunakan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital yang disalurkan ke sekolah-sekolah se-Indonesia.

Kedatangan Mendikdasmen dan Wali Kota Cimahi disambut meriah dengan penampilan para pelajar. Keduanya turut melihat langsung penggunaan IFP oleh siswa dan guru di ruang kelas.

"Saya melihat pembelajaran mendalam menggunakan IFP sebagai pendukung media pembelajaran. Menyaksikan langsung bagaimana manfaat IFP dalam mendukung pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful. Pembelajaran yang reflective, yang bermakna, dan menggembirakan," ujar Abdul Mu'ti.

Dia mengatakan, di Kota Cimahi sudah terdistribusi 101 unit IFP di sebar di sejumlah sekolah. "Di Kota Cimahi sudah terdistribusi di 101 sekolah. Kedepannya mudah-mudahan secara bertahap beberapa fasilitas pendukung juga akan sampaikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh sebagai program Presiden RI Prabowo di Tanah Air," katanya.

Pihaknya turut mengikuti pelatihan guru-guru untuk bimbingan konseling (BK). "Diantara tugas guru  menyiapkan dan melaksanakan, juga memberikan bimbingan dan tugas-tugas lain yang melekat pada profesi guru. Hal ini bagian dari kebijakan Kementrian, dimana semua guru, tidak hanya guru BK, mereka punya tugas untuk melaksanakan bimbingan konseling. Dan tugas mereka sebagai BK dihitung sebagai bagian dari pemenuhan tugas 24 jam mengajar dalam satu minggu," jelasnya.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyambut baik pemantauan pelaksanaan pembelajaran menggunakan IFP di sekolah di Kota Cimahi. "Bahwa Kota Cimahi dikunjungi Bapak Menteri Pendidikan, yang sangat antusias dan memperhatikan belajar mengajar di Kota Cimahi. Kami berterima kasih atas penyaluran 101 IFP yang sudah ada di Kota Cimahi," katanya.

Dia menilai, keberadaan IFP bisa memberi pembelajaran yang baru untuk meningkatkan sumber daya manusia. "Kota Cimahi tidak ada sumber daya alam, maka sumber daya manusia yang harus kita genjot, kita naikkan," tuturnya.**