CIMAHI - Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudiathira menegaskan, pembangunan prioritas di bidang kesehatan, pendidikan dan infrastuktur bakal tetap berjalan di tengah adanya efisiensi besar-besaran tahun ini.
"Di tengah disiplin fiskal tahun 2026 ini, kita tetap bisa membangun layanan kesehatan. Tidak mudah tentunya menggelontorkan anggaran yang cukup besar ke sini. Tapi kami tetap konsekuen pada arah pembangunan prioritas yakni pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, cuma secara porsi agak kita atur supaya semua terlaksana," kata Adhitia, Kamis (25/6/2026).
Salah satu buktinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menggelontorkan anggaran Rp5,1 miliar tahun ini untuk merevitalisasi Puskesmas Melong Tengah yang mulai dilakukan. Proses revitalisasi dimulai dengan pembongkaran.
"Kita membongkar bangunam Puskesmas Melong Tengah, persiapan pembangunan bangunan yang baru. InsyaAllah menggunakan anggaran 2026 dengan pagu anggaran Rp5,1 miliar," kata dia.
Pembangunan Puskesmas Melong Tengah yang baru secara resmi akan dimulai pada pertengahan Juli nanti. Targetnya, revitalisasi bangunan tersebut bakal selesai dalam waktu 150 hari kerja. Meski akan dibangun ulang, namun pelayanan kesehatan terhadap masyarakat bakal tetap berlangsung.
"Pembangunan ditargetkan selesai 150 hari kerja, jadi pertengahan Desember 2026 mudah-mudahan selesai tepat waktu. Kemudian selama pembangunan, pelayanan eksisting tetap berjalan karena kita menyewa dua rumah dulu," jelas Adhitia.
Nantinya, pelayanan puskesmas itu akan meningkat dari hanya pelayanan di siang hari menjadi pelayanan kegawatdaruratan dan Unit Gawat Darurat (UGD). Pembangunan itu juga menjadi ikhtiar pemerintah meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
"Tentunya ini bagian dari ikhtiar pemerintah daerah meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan buat masyarakat, dan layanan kegawatdaruratan," tandas Adhitia. (Bidang IKPS)**