Loading...

Masuk 10 Besar Jabar-Banten, Pemkot Cimahi Beri Penghargaan Pengelola Arsip Digital Terbaik

Riva Adam Puteri 10 Agustus 2026 215 kali dilihat
Bagikan:
Masuk 10 Besar Jabar-Banten, Pemkot Cimahi Beri Penghargaan Pengelola Arsip Digital Terbaik

CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi memberikan penghargaan kepada 10 perangkat daerah dengan capaian nilai Document Management System (DMS) tertinggi sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam mewujudkan tata kelola arsip digital yang tertib, akuntabel, dan mendukung transformasi birokrasi. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, pada apel pagi di Lapangan Apel Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Senin (10/8/2026).

Pemberian penghargaan menjadi bagian dari upaya mendorong seluruh perangkat daerah agar terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip digital sebagai fondasi pemerintahan modern. Arsip yang tertata dinilai berperan penting dalam mendukung pelayanan publik, memperkuat akuntabilitas, serta mempercepat proses administrasi pemerintahan.

Dalam amanatnya, Ngatiyana menegaskan bahwa pengelolaan arsip tidak lagi dapat dipandang sebagai pekerjaan administratif semata. Di era transformasi digital, arsip merupakan memori organisasi sekaligus bukti pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat.

"Arsip adalah rekam jejak dan bukti akuntabilitas kinerja pemerintah. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara cepat, tepat, aman, dan berbasis digital melalui Document Management System," ujarnya.

Berdasarkan rekapitulasi Skor Arsip Digital Pemerintah Kota Cimahi per 3 Agustus 2026, rata-rata nilai DMS Kota Cimahi mencapai 87,19 dengan kategori tinggi. Capaian tersebut menempatkan Kota Cimahi dalam jajaran 10 besar pemerintah daerah di Regional Jawa Barat dan Banten dalam pengelolaan arsip digital.

Ngatiyana menilai capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran perangkat daerah dalam membangun budaya tertib administrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa hasil tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

"Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi penyemangat agar seluruh perangkat daerah terus menyempurnakan pengelolaan arsip digital dan administrasi pemerintahan," katanya.

Adapun 10 perangkat daerah dengan nilai DMS tertinggi yaitu BKPSDMD, Dinas Komunikasi dan Informatika, Satpol PP dan Damkar, Inspektorat, DPMPTSP, Bappenda, Disdukcapil, Disdagkoperin, Dispangtan, dan BPKAD.

Sementara itu, kepada perangkat daerah yang belum masuk dalam peringkat terbaik, Wali Kota meminta agar segera melakukan evaluasi dan melengkapi seluruh dokumen kepegawaian yang belum terdokumentasi dalam sistem DMS. Ia juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah memastikan proses pembaruan data dilakukan secara berkala agar kualitas pengelolaan arsip terus meningkat.

Selain menyerahkan penghargaan, Ngatiyana juga mengingatkan ASN untuk tetap menjaga disiplin dalam menjalankan tugas, aktif menyosialisasikan pengalihan arus lalu lintas akibat pembangunan underpass, mendukung pelaksanaan Car Free Day Kota Cimahi, serta meningkatkan respons terhadap setiap aduan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga dari kemampuan aparatur dalam memberikan pelayanan yang cepat, responsif, transparan, dan didukung administrasi yang tertib. Karena itu, budaya kerja yang profesional harus dibangun mulai dari hal-hal mendasar, termasuk pengelolaan arsip digital yang baik sebagai fondasi pemerintahan yang efektif dan akuntabel. (Bidang IKPS)***