CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat komunikasi dan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan Pawang Ronda atau Pa Walikota Ngawangkong Bari Ngaronda Sareng Warga. Program ini menjadi sarana bagi pemerintah untuk menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi warga secara langsung.
Kali ini, Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambangi RW 11, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Selasa (20/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Polres, Kodim, Kejaksaan Negeri, kepala perangkat daerah, serta anggota DPRD Kota Cimahi.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan dibahas bersama warga, mulai dari keamanan lingkungan, pengelolaan sampah, antisipasi bencana saat musim hujan, hingga pencegahan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, kegiatan Pawang Ronda merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengetahui secara langsung berbagai persoalan di lingkungan warga.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Pemerintah tidak bisa hanya bekerja dari balik meja, tetapi harus hadir di tengah masyarakat agar mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan warga," ujar Ngatiyana.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan yang tepat. Dengan melibatkan perangkat daerah dan unsur Forkopimda, berbagai persoalan diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor.
"Harapannya, setiap persoalan yang disampaikan masyarakat bisa menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing. Kami ingin membangun komunikasi yang baik agar pemerintah dan masyarakat bisa bersama-sama mencari solusi," tambahnya.
Selain menyerap aspirasi, Pemkot Cimahi memberikan perhatian terhadap peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Pengabdian anggota Linmas yang tetap aktif menjalankan tugas, termasuk mereka yang telah berusia lanjut, turut mendapat apresiasi.
Di bidang kebersihan, RW 11 dan RW 20 mendapat apresiasi atas inisiatif mandiri dalam menangani persoalan sampah di wilayah masing-masing. Upaya tersebut diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Ngatiyana juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan saluran air, terutama menjelang musim hujan, guna mengurangi risiko genangan dan banjir.
"Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Perlu kesadaran dan keterlibatan masyarakat, termasuk melalui kerja bakti serta menjaga saluran air agar tetap bersih dan tidak tersumbat," jelasnya.
Pemkot Cimahi turut mendorong peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam serta memperkuat pengawasan terhadap peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang. Dalam hal ini, peran keluarga, masyarakat, dan aparat keamanan dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi generasi muda.
Melalui program Pawang Ronda, Pemerintah Kota Cimahi berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat. Aspirasi yang dihimpun secara langsung di tingkat RW diharapkan dapat menjadi masukan bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan penyelesaian persoalan lingkungan.
"Pembangunan Kota Cimahi membutuhkan dukungan semua pihak. Pemerintah akan terus berupaya hadir dan mendengar masyarakat, tetapi keberhasilannya juga membutuhkan partisipasi warga. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita bisa mewujudkan Cimahi yang aman, bersih, tertib, dan nyaman," tandas Ngatiyana.(Bidang IKPS**)