Loading...

Tanggap Krisis Air Dampak Kemarau Panjang, Pemkot Cimahi Optimalkan Bantuan Air Tangki Hingga Salat Istisqa

Sarwindha 03 Oktober 2026 48 kali dilihat
Bagikan:
Tanggap Krisis Air Dampak Kemarau Panjang, Pemkot Cimahi Optimalkan Bantuan Air Tangki Hingga Salat Istisqa

CIMAHI.-

Musim kemarau yang melanda Kota Cimahi turut memicu krisis air bersih. Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Cimahi terus mengoptimalkan penyaluran bantuan air bersih ke berbagai wilayah yang terdampak.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, musim kemarau panjang ini sangat berdampak terhadap ketersediaan air bersih di Kota Cimahi. 
"Banyak masyarakat yang membutuhkan dan meminta bantuan air kepada Pemkot Cimahi. Dengan kendaraan operasional dilakukan pengiriman air untuk menyuplai kebutuhan air masyarakat," ujarnya.
Kekeringan di Kota Cimahi dinilai merata di seluruh wilayah. Namun, kondisi paling krusial terjadi di kawasan Cimahi Utara karena letak geografisnya yang berada di dataran tinggi dengan permukaan air tanah yang relatif dalam.
Untuk mengantisipasi krisis yang meluas, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP), Dinas PUPR, dan DLH Kota Cimahi melakukan berbagai upaya penanganan kekeringan, mulai dari mengirimkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki sesuai permintaan dari masyarakat hingga menambah bantuan sumur bor di kawasan permukiman. 
"Penyaluran pasokan air bersih disesuaikan dengan permintaan serta kebutuhan masyarakat di titik-titik terdampak. Dan juga membuat pengeboran sumur untuk mencukupi kebutuhan air bagi masyarakat," ucapnya.
Pemkot Cimahi bersama MUI Kota Cimahi dan jajaran Forkopimda Kota Cimahi serta dihadiri masyarakat turut melakukan salat istisqa di Alun-alun Cimahi. Dengan upaya spiritual tersebut diharapkan hujan dapat segera turun dan meredakan dampak kekeringan di Kota Cimahi.
"Kita meminta kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan ditengah kondisi situasi kemarau panjang. Air adalah kebutuhan dasar manusia, maka kita bersama-sama tulus dan ikhlas menyerahkan diri kepada Allah SWT memohon ampunan atas kesalahan kekurangan sehingga diampuni dan diberikan hujan," katanya.
Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menghemat penggunaan air menjadi kunci penting dalam menghadapi dampak kemarau panjang. Warga diimbau untuk lebih bijak menggunakan air bersih guna menjaga ketersediaan cadangan air yang terbatas.**(Bidang IKPS**)