Pencarian :

Berita • Detail Berita

DLH Cimahi Terus Edukasi Warga Lewat Program Zero Waste

2019-09-09 09:14:15

CIMAHI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi terus menggalakan program Zero Waste. Program yang diinisiasi pemerintah pusat itu dimulai sejak tahun 2018.

Kepala DLH Kota Cimahi, Mochammad Ronny menerangkan, sampai saat ini sudah ada 41 RW atau 13 persen wilayah yang sudah mengadopsi program tersebut. Dari total keseluruhan sebanyak 312 RW di Kota Cimahi.

"Baru 41 RW dari 312 atau 13 %.
Target tahun ini 40 RW yang diintervensi, masih dalam tahap edukasi dari pintu ke pintu (door to door)" terang Ronny, Minggu (8/9/2019).

Zero waste merupakan program untuk mewujudkan nol sampah di Kota Cimahi. Prinsipnya bahwa sampah harus diolah mulai dari sumber (rumah), yaitu dengan memilah sampah. Salah satu untuk mewujudkan zero waste adalah dengan menerapkan prinsip Reduce, Reuse dan Recycle (3R).

Masyarakat diedukasi minimal bisa memilah mana yang termasuk sampah organik dan anorganik. Sampah organik dimanfaatkan menjadi kompos, pemanfaatan gas metan (kompor)/biodigester, pupuk cair. Sementara anorganik bisa didaur ulang menjadi nilai ekonomi.

Untuk mengintervensi masyarakat perihal program Zero Waste, petugas Dinas Lingkungan Hidup, komunitas, mahasiswa KKN yang telah dilatih bakal turun dari rumah ke rumah untuk mengedukasi masyarakat.

"Setidaknya dengan kegiatan itu timbunan sampah yang diprodukai bisa dikurangi sejak dari rumah tangga," kata Ronny.

Ia mengklaim, cakupan pelayanan sampah di Kota Cimahi sendiri secara keseluruhan mencapai 95 persen. Dari total 268,703 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, sampah yang terkelola mencapai 255,271 ton per hari.

Rinciannya, sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti sebanyak 225,834 ton atau 84,04 persen. Sementara sampah tereduksi di sumber hanya 29,437 ton per hari atau 10,96 persen.

"Jadi sampah yang tidak terkelola itu 13,432 ton per hari atau 5 peren," ucapnya.

Salah satu wilayah yang belum tersentuh program Zero Waste adalah RW 16 Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi. Sebab belum tersentuh program ditambah ketiadaan Tempat Sampah Sementara (TPS), sampah kerap menumpuk di pinggir Jalan Pesantren setiap akhir pekan.

"RW 16 Cibabat belum tersentuh, masuk daftar tahap berikutnya. Tahun depan akan diintervensi 40 RW lagi, termasuk rw 16 Cibabat," ungkap Ronny.

Kegiatan Cimahi

Headline News