Menurut KBBI, definisi dari diet adalah aturan makanan khusus untuk kesehatan dan sebagainya. Namun, pemahaman yang berkembang di masyarakat, diet adalah upaya penurunan berat badan. Pernah mendengar diet food combining? Teknik pengaturan makan yang satu ini memang lebih dikenal sebagai program penurunan berat badan. Padahal, pola pengaturan makan ala food combining ini merupakan upaya mengatur asupan gizi agar sesuai dengan kerja enzim pada tubuh untuk mendapatkan tubuh yang sehat.
Food combining adalah pola pengaturan makanan yang diselaraskan dengan mekanisme pencernaan alami tubuh agar tubuh dapat memproses semua asupan untuk mendapatkan hasil maksimal. Prinsip dasar food combining adalah mengatur apa yang kita makan, waktu makan, dan cara memakannya. Pengaturan ini berprinsip pada cara kerja alami sistem cerna sehingga apa yang dimasukkan ke dalam tubuh tidak akan mengganggu kerja alami tubuh.
Ritme metabolisme pada tubuh mengalami fase-fase tertentu pada waktu yang berbeda. Fase metabolisme inilah yang menjadi acuan dalam melakukan pola food combining. Berikut 3 fase metabolisme tubuh :
Pukul 04.00-12.00
Waktu ini merupakan fase pembersihan alami bagi tubuh. Tubuh memerlukan energi untuk melakukan pembuangan dan pembersihan sisa-sisa kotoran. Jika dalam rentang waktu ini tubuh dibebani makanan berat, fase pembersihan akan terganggu. Pada fase ini, minumlah banyak air putih dan hanya makan buah. Untuk mencerna buah, tubuh hanya memerlukan sedikit energi dan enzim.
Pukul 12.00 - 20.00
Rentang waktu ini merupakan masa aktif sistem pencernaan. Waktu inilah yang paling leluasa untuk tubuh menerima makanan berat untuk diolah. Fase ini seiring dengan waktu makan siang, kudapan sore, dan makan malam.
Pukul 20.00 - 04.00
Fase ini adalah fase penyerapan zat-zat yang telah dimakan sebelumnya, pergantian sel, serta perbaikan jaringan tubuh dan sebagainya. Pada fase ini, tubuh memerlukan energi besar untuk proses yang rumit ini sehingga tubuh memerlukan istirahat agar metabolisme berjalan dengan baik. Jika fase ini dipergunakan untuk makan dan tidak tidur, kesehatan janga pendek dan jangka panjang akan terganggu.
Berdasarkan fase alami metabolisme tubuh tersebut, petunjuk pelaksanaan food combining memiliki aturan dasar sebagai acuan pengaturan pola makan, waktu makan, dan cara makan. Berikut 7 poin penting untuk menjalankan program food combining”
1) Setelah bangun tidur, minum air putih dengan perasan air jeruk lemon atau air jeruk nipis.
2) Sarapan hanya dengan buah, baik berupa jus maupun buah potong dan berlangsung hingga waktu makan siang.
3) Makan siang boleh makan apa saja dengan ketentuan jangan pertemukan karbohidrat dengan protein hewani. Padukan karbohidrat dengan sayur atau protein nabati, begitu juga protein hewani hanya boleh dipadukan dengan sayuran.
4) Kudapan sore diperbolehkan dengan memperhatikan pola nomor 3.
5) Makan malam prinsipnya sama seperti makan siang.
6) Jangan makan malam di atas pukul 20.00.
7) Stop kopi dan teh.
Selain poin-poin penting di atas, perbanyaklah mengonsumsi air. Dalam keadaan normal, darah terdiri dari 94% air dan dipergunakan untuk sel tubuh sebanyak 75%. Konsumsilah air putih minimal 2-3 liter per hari. Bisa juga menentukan minimal air yang harus dikonsumsi dengan cara membagi berat tubuh dengan angka 30.
Saat kinerja tubuh sudah berjalan sebagaimana fase alaminya, maka metabolisme tubuh akan berjalan dengan baik dan terciptalah keseimbangan dalam tubuh. Dengan pola ini, kelebihan berat badan akan berangsur berkurang dan berat badan yang kurang akan menjadi seimbang. Siap untuk mencoba food combining? (AH)
image source: http://foodcombiningdiet.org/rules/neutral-foods-for-food-combining.html