Loading...

Cegah Dampak Resesi Ekonomi Tahun 2023 Ini Strategi Pemerintah Kota Cimahi

Adhy Rahadhyan S.I.Kom 09 Januari 2023 2160 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

Tahun 2023 sudah dimulai, Pemerintah Daerah Kota Cimahi optimis bahwa tahun ini merupakan tahun yang akan memberikan kontribusi positif baik dari segi pembangunan ataupun perekonomian.

Meskipun sudah banyak lembaga dunia yang memangkas dan memprediksi bahwa laju ekonomi global akan mengalami Resesi dan lonjakan inflasi namun pemerintah optimis bahwa target ekonomi nasional tahun ini bisa mencapai lebih dari lima persen.

Untuk itu pemerintah pusat sudah mempersiapkan kebijakan-kebijakan strategis dalam rangka Sinergi ragam sektor untuk menjadikan tumpuan ekonomi tahun 2023 termasuk di pemerintah daerah.

Salah satu hal yang paling utama di dalam sinergitas berbagai sektor untuk menopang perekonomian nasional dan daerah ialah penguatan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) di tingkat daerah.

Hal ini dimaksudkan agar UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perputaran ekonomi di daerah dapat bertahan dan bisa berkembang secara perlahan,  sehingga mampu menjaga roda perputaran ekonomi di tingkat daerah.

Kedua optimalisasi investasi pada masing-masing daerah menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi termasuk di Kota Cimahi.

Peningkatan penggunaan produk dengan nilai komponen dalam negeri alias produk lokal juga menjadi salah satu jurus pemerintah untuk mengembangkan prospek ekonomi di tahun 2023 ini.

Kota Cimahi sendiri dalam beberapa kesempatan telah melaksanakan berbagai upaya untuk mendukung keberlangsungan UMKM dan penggunaan produk dalam negeri guna menjaga dan meningkatkan daya tahan perekonomian di tingkat daerah.

Pembentukan Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah serta gerakan nasional pengendalian inflasi pangan merupakan salah satu Sinergi dan inovasi yang terus dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya menumbuhkan ekonomi Indonesia di tengah isu Resesi Global tahun 2023 yang akan terjadi.

Menurut data yang dihimpun dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia sejauh ini ketahanan sistem keuangan tetap terjaga dari sisi permodalan, hingga risiko kredit di sisi lain digitalisasi ekonomi melalui pasar e-commerce diperkirakan akan meningkat dengan pesat mencapai di angka 572 triliun hingga 689 triliun rupiah untuk transaksi penjualan.

Namun kita harus tetap memiliki antisipasi di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi secara global, salah satunya adalah dengan cara mempergunakan produk dalam negeri serta potensi-potensi sumber daya manusia dan jasa yang dimiliki oleh Indonesia termasuk Kota Cimahi dalam mendukung aktivitas-aktivitas masyarakat sehari-hari.