Loading...

Penjualan Kolang-Kaling Meningkat

Administrator 23 Juli 2013 219 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

Penjualan Kolang-Kaling MeningkatCIMAHI.- Buah kolang-kaling sebagai makanan berbuka puasa naik pamor pada bulan ramadan 1434 Hijriyah. Kolang kaling menjadi pilihan masyarakat ditengah suasana kemarau basah yang mewarnai ibadah puasa kali ini.

Jumlah pedagang kolang-kaling cukup meningkat karena peminat bertambah. Harga kolang-kaling mencapai rata-rata Rp 8.000/kg.

"Kurang pas jika berbuka puasa tanpa buah kolang-kaling. Enak dicampur dengan buah lainnya dijadikan es campur," tutur pembeli buah kolang-kaling, Ny Lilis (35).

Pedagang kolang-kaling di Pasar Atas Cimahi, Roniyah (55) mengatakan, kolang-kaling sudah menjadi makanan khas Ramadan yang dihidangkan jelang puasa. Penjualannya kali ini cukup meningkat. "Lumayan, dalam sehari laku 1 kuintal kolang-kaling," ujarnya.

Diakui Roniyah, penjualan kolang-kaling selama bulan puasa tergantung minat pembeli. "Kalau lagi sering cuaca panas begini banyak yang beli. Namun, kalau lagi hujan atau musim dingin biasanya kurang pembelinya," tuturnya.

Saat ini, penjualan kolang-kaling sebanyak 80-100 kg/hari. Kondisi tersebut meningkat dibanding tahun lalu yang hanya mencapai 40-50 kg/hari.

Pedagang lain, Ani (32), mengaku, berjualan kolang-kaling hanya saat bulan ramadan saja. "Ya, baru sekarang saja mumpung bulan puasa," ucapnya.

Untuk memenuhi tingginya minat pembeli di bulan Ramadan, Ani mendatangkan buah kolang-kaling dari Pasar Induk Caringin. Kadang, dia juga menjual kolang-kaling hasil kebun aren di Kab. Bandung Barat.

Pertengahan ramadan, penjualan kolang kaling akan menurun. Lalu, akan meningkat kembali jelang Hari Raya Idul Fitri sebagai penganan khas yang diolah menjadi manisan kolang-kaling. (NF)