CIMAHI - Tidak dimasukkannya Cimahi sebagai salah satu daerah yang akan terlintasi trek megaproyek Monorel Bandung Raya dipertanyakan DPRD Kota Cimahi. Masalahnya, warga Cimahi sangat membutuhkan sarana transportasi massal tersebut.
Sejauh ini informasi mengenai tidak dilibatkannya Cimahi diketahui anggota DPRD Ktoa Cimahi Robin Sihombing dari media massa yang menyebutkan bahwa pembangunan proyek itu hanya mengambil lima rute, tapi Kota cimahi dan Padalarang tidak termasuk di dalamnya.
Menurut Robin, kalau benar Pemrpov Jabar tak memasukan Cimahi dalam proyek tersebut, itu artinya mereka tidak konsisten dengan apa yang telah direncanakan.
"Cimahi sangat membutuhkan monorel. Kami melihat kemacetan bisa terjadi sejak pagi hari seperti Cimareme, alun-alun, Tagog serta bunderan Leuwigajah. Di ruas jalan itu kemacetan bisa berjam-jam, "katanya, kepada wartawan, Selasa (16/9/2014).
Tidak masuknya Cimahi dalam proyek monorel diharapkannya hanya sekadar rumor. Warga Cimahi jangan sampai gagal mendapatkan sarana transportasi yang memadai dan nyaman.
Diyakininya, keberadaan monorel akan mendorong pertumbuhan ekonomi warga karena mobilitas mereka menjadi lebih tinggi dan cepat serta bisa meningkatkan investasi daerah. (HA)