CIMAHI - Walikota Cimahi Atty Suharti mengimbau warganya untuk menjadikan gerakan earth hour (mematikan lampu satu jam) tidak hanya sesaat, tapi bisa menjadi sebuah kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Seperti ditetahui, gerakan earth hour akan dilakukan secara massal setiap 28 Maret mulai pukul 20.30 WIB. Pada tanggal dan jam tersebut warga disarankan untuk mematikan minimal satu lampu selama satu jam.
Menurut Atty, dengan mematikan lampu minimal selama satu jam bisa menghemat penggunaan energi listrik yang masih mengandalkan bahan bakar fosil. Hebatnya, ketika gerakan ini dilaksanakan, kondisi bumi apabila dilihat dari terlihat jelas gelap sebagian.
Untuk sementara, ajakan mematikan lampu selama satu jam berlaku untuk gedung atau kantor-kantor pemerintah dari kantor pemkot hingga kelurahan dan gedung dewan.
"Tidak hanya itu, kami juga akan mendorong agar industri ikut mendukung gerakan ini. Meskipun saat ini belum berlaku," katanya, kepada wartawan, Jumat (13/3/2015).
Menurut dia, meskipun kesepakatan seluruh dunia gerakan earth hour hanya disarankan mematikan lampu selama satu jam, tapi pihaknya berharap agar mematikan lampu dilakukan lebih dari satu jam.
"Setelah earth hour ini diharapkan menjadi kebiasaan warga untuk mematikan lampu tidak hanya satu jam bahkan lebih. Kalau tidur lampu itu ya matikan saja," paparnya.(ha)