CIMAHI - UPTD Pemadam Kebakaran Kota Cimahi mencatat mayoritas pasar tradisional yang ada belum memiliki alat pemadam kebakaran yang memadai sebagai langkah antisipasi kebakaran hebat yang melanda.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Uus Supriyadi mengatakan, berdasarkan hasil pantauannya terhadap seluruh pasar bisa disimpulkan pengelola pasar belum mempersiapkan diri dengan baik dalam rangka mencegah kebakaran yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
"Makanya, kami telah memberikan rekomendasi kepada Diskopindagtan untuk segera ditindaklanjuti karena memang untuk perlengkapan antisipasi kebakaran di pasar-pasar cimahi saat ini belum ideal," katanya, kepada pewarta, Rabu (18/3/2015).
Lebih lanjut Uus mengungkapkan, Diskopindagtan telah meminta peralatan yang ideal untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran dan dalam waktu dekat pihaknya akan segera membuat daftar alat pemadam kebakaran ideal.
Meski begitu, kurangnya perlengkapan kebakaran di pasar-pasar Cimahi bukan berarti tidak ada sama sekali. Sebab di beberapa pasar ada yang memiliki APAR (alat pemadam kebakaran) atau penampungan air hingga ketika ada kebakaran bisa digunakan.
"Ada juga pasar yang sudah memiliki APAR, tapi masih minim. Seperti di pasar atas dan pasar antri memang ada, tapi hanya di kantornya saja belum disemua kios," ujarnya.(ha)