CIMAHI - Keberadaan 13 pusat pendidikan militer di Kota Cimahi menjadi inspirasi pemkot dalam mengembangkan batik bermotif militer. Dengan demikian, motif tersebut menambah keanekaragaman dan pilihan minat.
Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, Perindustrian dan Pertanian Kota Cimahi Huzen Rachmadi mengatakan, Cimahi merupakan kota baru pemekaran dari Kabupaten Bandung yang kawasannya terdapat banyak pusat pendidikan militer dan markas TNI.
"Disisi lain, pemkot menginginkan batik sebagai warisan budaya memiliki varian lain khususnya dalam motif yakni militer untuk dikembangkan oleh para perajin batik di Cimahi dan motif ini telah dibuatkan hak patennya," katanya, kepada pewarta, Senin (22/6/2015).
Menurutnya, batik motif militer tersebut melukiskan tentang kekhasan yang dimiliki institusi militer seperti berbagai senjata laras panjang maupun pendek, pesawat, berbagai senjata tajam seperti pisau dan kujang.
Motif militer itu, kata dia, telah dipromosikan melalui berbagai kegiatan dan dipasarkan di sentra-sentra batik maupun seluruh swalayan yang ada di Kota Cimahi.
"Motif batik militer ini sudah kita semarakan, diperkenalkan, bahkan kita lombakan," katanya.(ha)