Loading...

Pekerja Tekstil Diminta Pahami Kondisi Perusahaan

Administrator 30 Juni 2015 774 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI - Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertrans) Kota Cimahi meminta para pekerja di sektor tektil dan Produk Tekstil bisa memahami kondisi perusahaan yang tengah mengalami kesulitan keuangan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Dinsosnakertrans) Kota Cimahi Beny Bachtiar mengatakan pihaknya telah menerima informasi dari Apindo (Asosiasi Pengusaha) mengenai adanya rencana pengurangan hari dan jam kerja akibat melambatnya kinerja industri tekstil secara umum.

"Meski begitu, mereka (Apindo) berjanji tidak ada PHK. Mengenai hal ini, saya sudah diperlihatkan oleh pihak perusahaan bahwa di gudang mereka itu banyak stok barang yang tak terjual," katanya, kepada pewarta, Minggu (28/6/2015).

Mengenai hal ini, pihaknya sudah menyampaikan himbauan agar tidak ada PHK dan hak-hak buruh sebisa mungkin harus bisa dipenuhi. Tapi, masalahnya seringkali pekerja menganggap hal ini sebagai dalih perusahaan untuk menghindari THR.

"Saya minta kepada para ketua serikat pekerja untuk menyikapi masalah ini secara bijak. Jangan sampai ada rekan-rekan mereka yang menjadi korban. Meski begitu, kami tidak bisa intervensi banyak karena pada akhirnya keputusan ada di buruh dan perusahaan," ujarnya.

Untuk menghindari kekisruhan terjadi, pihaknya berjanji akan lebih meningkatkan komunikasi di forum tripartit agar keinginan perusahaan dan pekerja bisa bertemu dan tidak ada pihak yang saling dirugikan.

"Keinginan pekerja dan perusahaan harus bertemu agar tidak ada yang dirugikan. Ini masalah serius akibat terdampak ekonomi global," pungkasnya.(ha)