CIMAHI - Walikota Cimahi Atty Suharti menjelaskan pembangunan "Techno Park" di Cimahi akan menjadi sejarah baru dalam memasuki era kegiatan perekonomian yang ditopang dengan penggunaan teknologi berbasiskan potensi lokal.
Karena di kawasan ini akan dibangun berbagai pusat kegiatan ekonomi berbasis TIK yang terintegrasi sehingga dapat memberikan nilai tambah yang optimal terhadap pertumbuhan ekonomi kota.
"Masyarakat akan banyak menerima manfaat dari keberadaan Techno Park. Dengan demikian, mereka yang selama ini tak setuju Techno Park hanya yang belum paham saja," katanya, kepada pewarta, Rabu (8/7/2015).
Menurut orang nomor satu di Cimahi ini, dalam membangun pusat inkubasi ini di lapangan Krida belakang kantor Kecamatan Cimahi Selatan pemerintah mempriortaskan kaidah lingkungan.
Dia menjelaskan, konsep mengedepankan lingkungan tersebut yaitu dari seluruh total luas lapangan Krida hanya 30% yang akan dibangun menjadi sarana-prasarana fisik.
Sedangkan sebesar 70% sisanya, lanjut dia, akan digunakan sebagai ruang terbuka hijau agar kelestarian lingkungan hidup tetap terjaga dengan baik.
"Disamping itu, tentu masih banyak aspek teknis yang perlu dijelaskan kepada seluruh stakeholder terkait, khususnya warga masyarakat di Cimahi Selatan," pungkasnya.(ha)