CIMAHI.- Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah menjadi hal ideal yang diterapkan di Kota Cimahi. Hal itu bisa terwujud berdasarkan skala prioritas.
Demikian diungkapkan Wali Kota Cimahi usai penetapan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Cimahi di Pusdik Armed Jln. Baros Kota Cimahi, Kamis (3/3/2016). "Berupaya ada pemerataan tapi ada skala prioritas. Jadi, bukan membedakan," ujarnya.
Fokus pembangunan infrastruktur ke wilayah utara dan tengah ditegaskan bukan membedakan wilayah.
"Di (Wilayah Cimahi) Selatan lebih padat penduduknya dan bangunannya, juga dari kondisi wilayah dan ekonominya juga jika dibandingkan dengan wilayah Cimahi Utara dan Tengah," jelasnya.
Atty mengungkapkan, Pemerintah Kota Cimahi menginginkan adanya peningkatan pembangunan dan melanjutkan program yang sudah berjalan berdasarkan keinginan masyarakat.
"Kami (pemkot Cimahi) ingin menyempurnakan apa yang sudah dilakukan. Ini murni sebagai keinginan masyarakat yang ingin kotanya maju," ujarnya.
Lebih lanjut ia katakan, semuanya akan dilakukan dengan menyesuaikan keterbatasan anggaran yang ada. Namun ia memastikan pembangunan yang dilakukan akan diakomodir dalam APBD Kota Cimahi.
Selain pembangunan infrastruktur, dalam Musrenbang dibahas pula sosial budaya, ekonomi dan pemerintahan.
Sementara untuk wilayah, dari tiga kecamatan yang ada, Kecamatan Cimahi Selatan merupakan wilayah yang paling banyak mengusulkan. Namun, meski paling banyak usulan prioritas di wilayah Cimsel, Atty mengklaim pihaknya akan berupaya untuk menyamaratakan.
"Saya rasa semuanya akan diakomodir dengan APBD yang ada. Kalaupun ada yang kurang, akan diplot dalam bantuan pemprov atau pusat," terangnya.
Semua rencana pembangunan berdasarkan keluhan dan keinginan masyarakat, ada yang harus dikaji kembali. "Tapi mudah-mudahan semua keinginan rakyat dapat terwujud dalam pembangunan 2017," lanjutnya.(RR)