CIMAHI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi tengah mempertimbangkan
pemberlakuan jalur 3 in 1 atau 4 in 1 di jalur padat kendaraan seperti
Jalan Amir Mahmud, Gatot Subroto dan keluar Tol Baros.
Kepala
Bidang Teknik dan Sarana Dinas Perhubungan Kota Cimahi Rukandi Juliadi
mengatakan, rencana pemberlakuan itu merupakan usulan warga yang
disampaikan pada sebuah pertemuan.
Setelah mendengar masukan
tersebut, pihaknya menganggap itu usulan menarik yang bisa diterapkan
dalam rangka mencegah tingginya volume kendaraan di jalur utama.
"Kami
anggap itu merupakan masukan yang bagus untuk mengurangi volume yang
dilewati kendaraan," katanya kepada pewarta, Senin, (7/3).
Menurutnya,
selama ini kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalut utama di Cimahi
disebabkan karena tingginya kendaraan yang masuk dari luar kota.
Kepadatan kian tak karuan saat memasuki liburan karena Cimahi menjadi
alternatif menuju Lembang.
Hal tersebut menjadikan Cimahi sebagai
titik pertemuan kendaraan yang masuk dari berbagai luah daerah seperti
dari Padalarang, Cianjur dan Cipatat.
Jalur 3 in 1 sendiri
merupakan kawasan yang diperuntukan bagi kendaraan dengan minimal tiga
penumpang. Sedangkan 4 ini 1 adalah sebuah kawasan yang diperuntukan
bagi kendaraan dengan minimal empat penumpang.
Tujuan 3 in 1 atau
4 in 1 adalah untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas pada jam
tertentu yang sering menyebabkan macet parah. “Dengan adanya 3 in 1 atau
4 in 1, otomatis jalan yang dilalui akan lancar,” imbuh Uki.
"Karena ini perlu payung hukum, maka kami harus diskusikan dulu di forum lalu lintas," paparnya. (ha)