CIMAHI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi menyambut baik
rencana akan dilibatkannya mereka dalam melakukan tes kesehatan para
calon Walikota dan Wakil Walikota untuk Pilkada 2017 nanti.
Kasie
Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkotika BNN Kota Cimahi, Lucky Sugih
Mauludin mengatakan, tes urine yang akan dilakukan bagi para calon
kandidat merupakan bentuk dan komitmen mereka.
"Hal ini juga
sebagai pembuktian bahwa Walikota terpilih itu berkomitmen terhadap
masalah P4GN," ujarnya kepada pewarta, Kamis (7/4).
Sejauh ini
sudah ada komunikasi antara BNN Kota Cimahi dengan KPU Kota Cimahi yang
merupakan induk penyelenggara Pilkada untuk membahas perihal rencana tes
urine tersebut.
Apa yang menimpa Bupati Ogan Ilir (baru
dilantik) sudah terjerat narkoba harus menjadi sebuah pembelajaran.
Untuk itu, perihal rencana tes urine bagi para kandidat harus bisa
terlaksana.
Terkait teknis pemeriksaan, jelas Lucky, mungkin
nantinya pemeriksaan akan dilakukan secara khusus. Tes urin ini sangat
sederhana pelaksanaannya. Jadi, hanya tinggal meningkatkan komunikasi
dan sinergitas antara kedua instansi.
Pasca tes urine nanti, jika
hasil membuktikan bahwa ada kandidat yang positif menyalahgunakan
narkotika, maka harus digugurkan. Jangan sampai orang yang ingin menjadi
pemimpin daerah, malah tidak bisa menjadi tauladan bagi rakyatnya
sendiri. (ha)