CIMAHI.-Kelurahan Citeureup mewakili Kota Cimahi dalam
Penilaian Pelaksana Terbaik Gotong Royong tingkat Provinsi Jawa Barat
tahun 2016. Gotong royong diklaim sudah menjadi menjadi keseharian
masyarakat setempat yang mengutamakan kebersamaan. Penilaian dalam
rangka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) oleh tim Pemprov.
Jabar berlangsung di Jln. Kamarung RW 4 Kel. Citeureup Kec. Cimahi Utara
Kota Cimahi, Selasa (12/4/2016).
Lurah Citeureup Cepi
Rustiawan mengatakan, pihaknya memiliki target bisa mewakili Jawa Barat
di tingkat nasional. "Gotong royong sudah menjadi kebiasaan masyarakat
di Kelurahan Citeureup. Kami bangun kebersamaan juga memanfaatkan media sosial dan sms centre," ujarnya.
Modal
kebersamaanlah yang menjadi kunci bagi Citeurep untuk membangun
wilayahnya. "Kalau membangun masyarakat itu tidak boleh ada perbedaan,
harus sama kepentingannya," ungkapnya.
Wali Kota Cimahi Atty Suharti menjelaskan gotong royong yang tumbuh di masyarakatmenjadi penguat untuk pembangunan.
Namun
seiring dengan globalisasi informasi, kemajuan teknologi termasuk
alat komunikasi, sangat mempengaruhi pola hubungan komunikasi di tengah
masyarakat , di mulai pola komunikasi keluarga kecil yang semakin
individualis berlanjut pada keompok masyarat yang acuh tak acuh,
sepertinya sibuk dengan urusannya sendiri .
“Meski arus
globalisasi tinggi, Kota Cimahi tetap mengutamakan untuk meningkatkan
nilai gotong royong ditengah masyarakat. Alhamdulillah seluruh komponen
masyarakat dan pemerintahan telah menebarkan benih kasaluyuan itu
sebagai nilai yang harus di miliki oleh rakyat cimahi,” ujarnya.
Dikatakan Atty, nilai gotong royong merupakan warisan para pejuang. Untuk itu, Kota Cimahi diupayakan untuk tetap hidup
dan berkembang. Kegiatan bedah rumah menjadi aplikasi gotong royong
membantu yang tidak mampu. Kebersamaan ulama umaro dalam penanaman pada
qolbu tentang ibadah gotong royong juga dilakukan.
“Tiga hal ini
mendorong Cimahi terua menjalin nilai-nilai gotong royong sebagai modal
pembangunan sesuai motto 'Saluyu Ngawangun Jati Mandiri",” ujarnya. (RR)