CIMAHI - Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi mencatat saat
malam takbiran produksi sampah di sejumlah kawasan seperti pasar,
permukiman dan fasilitas publik mengalami peningkatan 100%.
Kepala
DKP Kota Cimahi Aris Permono mengatakan, pada malam takbiran
peningkatan sampah begitu tinggi. Dalam satu malam sampah yang
dihasilkan mencapai 30 truk. Kawasan Gandawijaya yang banyak disesaki
Pedagang Kaki Lima (PKL) paling tinggi menghasilkan sampah.
"Di
Jalan Gandawijaya kami mendapatkan sampah hingga 3 truk dan total 30
truk dalam satu malam," katanya, kepada pewarta, Selasa (12/7).
Untuk
itu, DKP telah mengantisipasi hal tersebut dengan menerjunkan 252
petugas kebersihan yang terbagi dalam beberapa zona seperti zona
Gandawijaya, Amir Mahmud, pertokoan melong dan permukiman warga.
Selain
itu, pihaknya pun berkoordinasi dengan provinsi dalam hal ini Badan
Pengendali Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jabar agar Cimahi
diperkenankan membuang sampah hingga melebihi waktu operasional
biasanya.
"Biasanya sampai pukul 18.00 Sarimukti tidak menerima.
Kami terus berkoordinasi dengan BPLH dan dibuka sampai jam 04.00. Dengan
demikian di Cimahi tidak ada sampah yang menginap," ujarnya.