CIMAHI - Bagi Anda pecinta hewan peliharaan seperti kucing, kiranya harus lebih berhati-hati dalam menjaga hewan kesayangannya.
Pasalnya,
di musim penghujan seperti sekarang ini, beberapa penyakit berbahaya
dan menular mengintai hewan. Paling rawan ialah flu kucing atau Feline
Rhinotracheiti yang disebabkan virus herpes yang menyebabkan masalah
nafas bagian atas.
Meski
flu kucing tak akan menular kepada orang disekitarnya, namun Anda harus
tetap memeriksa kesehatan kucing peliharaan. Bila tidak, ancamannya
adalah kematian.
Di
Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Cimahi, sejak awal januari lalu,
pasein hewan peliharaan yang datang cenderung meningkat. Dominan karena
penyakit flu. Penyebabnya karena faktor cuaca.
"Flu
kucing itu Januari ada 141 kasus. Februari 68 kasus," terang Irfan
Fajar, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Puskeswan Kota Cimahi saat
ditemui, Rabu (20/2/2018).
Dikatakannya,
gejala flu pada kucing biasanya ditandai adanya peradangan. Mulai dari
bersin, adanya lendir pada hidung, sesak nafas dan radang pada mata.
"Biasanya ciri awalnya seperti itu," ucapnya.
Ketika
flu itu terjadi, maka kucing akan mengalami unfeksi sekunder yang
menyebabkan penyakitnya semakin parah. Pasalnya, ada bakteri jahat yang
menyerang. Jika tak segera ditangani, kucing kesayangan pun terancam
mati.
Secara
keilmuan, flu kucing tak akan menular kepada manusia. Namun jika
terjadi kontak dengan kucing lain, maka virusnya akan menyebar kepada
kucing lainnya.
"Bahayanya hanya menular antar kucing tak menular ke manusia," tandas Irfan.
Jadi,
imbauannya, jika kucing kesayangan Anda terkena flu dengan ciri-ciri di
atas, segeralah bawa ke tempat kesehatan hewan. Seperti Puskeswan