Bangun Taman Kehati, DLH Cimahi Siapkan Rp 400 Juta untuk DED
Administrator
08 April 2019
355 kali dilihat
CIMAHI
- Pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) di Kelurahan
Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi bakal dimulai tahun ini.
Pembangunan
dimulai dari kajian Detail Engineering Design (DED). Pemerintah Kota
Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah menyiapkan Rp 400 juta
untuk 'menyewa' konsultan jasa DED."Kita
sudah siapkan Rp 400 juta untuk DED. Jadi, nanti (lewat) DED arahannya
akan terlihat dibuat seperti apa," kata Kepala DLH Kota Cimahi,
Mochammad Ronny saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah,
Senin (8/4/2019).Taman
Kehati termasuk ke dalam Kawasan Bandung Utara (KBU). Total aset tanah
yang dimiliki Pemkot Cimahi itu mencapai 5 hektare. Untuk saat, lahan
itu dimanfaatkan warga sekitar untuk ditanami berbagai jenis sayuran."Beberapa petani masih merawat, kita titip ke petani. Kita juga tanami dengan pohon bambu, kemudian pohon keras," ujar Ronny.Rencana
pengembangan Taman Kehati sepertinya akan menemui kendala. Sebab, di
sana masih terdapa lahan milik warga yang harus dibebaskan. Luasnya
mencapai 6.000 meter.Posisi
lahan milik warga itu tepat berada ditengah-tengah lahan Kehati,
sehingga harus dibebaskan. Pihaknya menginginkan tanah itu dibebaskan,
namun dengan harga wajar sesuai hasil penghitungan apraisal."Untuk
saat ini anggarannya belum siap. Saya sedang berusaha. Perkiraan
minimal itu Rp 3 miliar kalau dikasih harga Rp 500 ribu/meter,"
ungkapnya.Bangun Taman Kehati, DLH Cimahi Siapkan Rp 400 Juta untuk DED
CIMAHI
- Pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) di Kelurahan
Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi bakal dimulai tahun ini.Pembangunan
dimulai dari kajian Detail Engineering Design (DED). Pemerintah Kota
Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah menyiapkan Rp 400 juta
untuk 'menyewa' konsultan jasa DED."Kita
sudah siapkan Rp 400 juta untuk DED. Jadi, nanti (lewat) DED arahannya
akan terlihat dibuat seperti apa," kata Kepala DLH Kota Cimahi,
Mochammad Ronny saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah,
Senin (8/4/2019).Taman
Kehati termasuk ke dalam Kawasan Bandung Utara (KBU). Total aset tanah
yang dimiliki Pemkot Cimahi itu mencapai 5 hektare. Untuk saat, lahan
itu dimanfaatkan warga sekitar untuk ditanami berbagai jenis sayuran."Beberapa petani masih merawat, kita titip ke petani. Kita juga tanami dengan pohon bambu, kemudian pohon keras," ujar Ronny.Rencana
pengembangan Taman Kehati sepertinya akan menemui kendala. Sebab, di
sana masih terdapa lahan milik warga yang harus dibebaskan. Luasnya
mencapai 6.000 meter.Posisi
lahan milik warga itu tepat berada ditengah-tengah lahan Kehati,
sehingga harus dibebaskan. Pihaknya menginginkan tanah itu dibebaskan,
namun dengan harga wajar sesuai hasil penghitungan apraisal."Untuk
saat ini anggarannya belum siap. Saya sedang berusaha. Perkiraan
minimal itu Rp 3 miliar kalau dikasih harga Rp 500 ribu/meter,"
ungkapnya.