CIMAHI
- Pada 17 April lalu, hampir semua penduduk Kota Cimahi
berbondong-bondong datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk
menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
Pemilu
tahun ini berbeda dari pesta demokrasi tahun 2014. Jika Pemilu lima
tahun silam Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif
(Pileg) digelar terpisah, namun ditahun ini keduanya digelar secara
serentak yakni 17 April 2019.
Khusus di Kota Cimahi, Pemilu
serentak tahun ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Terutama
bagi mereka yang terdaftar sebagai pemilih. Baik yang masuk kategori
Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) maupun
Daftar Pemilih Khusus (DPK).
Antusiasnya warga Cimahi dalam
menyambut dan turut serta dalam Pemilu kali ini diungkapkan langsung
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna saat ditemui di Pemkot Cimahi,
Jln. Rd. Hardjakusumah, Selasa (30/4/2019). Ia sangat mengapresiasi atas
tingginya animo masyarakat.
"Yang lebih membanggakan partisipasi masyarakat kesadarannya sudah tinggi," ujar Ajay.
Bahkan,
Ajay menyebutkan bahwa tingkat partisiasi dalam memilih Calon Presiden
(Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) serta Calon Legislatif
(Caleg) periode 2019-2024 khusus di Kota Cimahi mencapai 87,6 persen.
"Partisipasinya 87,6 persen. InsyaAlloh terbaik di Jawa Barat," kata orang nomor satu di Kota Cimahi itu.
Tahapan
Pemilu 2019 sampai saat ini memang belum usai. Sebab, pasca pemungutan
suara 17 April lalu, pihak penyelenggara masih melakukan proses
rekapitulasi untuk mengetahui hasil resmi pemenang Pilpres dan yang
masuk ke parlement.
Meski begitu, Ajay memastikan seluruh tahapan
Pemilu khusus di Kota Cimahi berjalan aman, daman dan kondusif.
Menurutnya, sampai saat ini belum ada gejolak-gejolak yang menimbulkan
kegaduhan.
Kondisi itu, kata dia, tercipta berkat kerja sama dan
sinergitas antara berbagai pihak. Seperti Pemkot Cimahi, Polres Cimahi,
unsur TNI, KPU dan Bawaslu. Kemudian, yang harus mendapat apresiasi
tinggi adalah keberadaan petugas Pemilu lainnya seperti PPK, PPS dan
KPPS yang sudah bekerja siang dan malam.
"Secara umum baik. Aman, tertib, tanpa sesut yang luar biasa," tandas Ajay.
Hal
serupa diutarakan Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Ia mengatakan,
animo masyarakat Kota Cimahi sangat tinggi untuk menyalurkan hak
pilihnya. Menurutnya, tingginya animo masyarakat itu lantaran munculnya
kesadaran masyarakat bahwa suara mereka itu sangat penting.
"Saya mengapresiasi sekali. Saya liat waktu itu masyarakat banyak yang datang, berbondong-bondong datang ke TPS," tuturnya.
Ditegaskannya,
satu suara dan celupan tinta para pemilih sangat menentukan kemajuan
bangsa. Untuk itu, siapapun yang terpilih, itu merupakan suara rakyat yang harus dihargai demi kondusifitas dan kemajuan bangsa Indonesia
dalam beberapa tahun ke depan.