CIMAHI.- Memasuki bulan Ramadan tahun 2019, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi mengupayakan pengangkutan sampah tetap optimal. Volume sampah tidak mengalami kenaikan signifikan.
"Pelayanan tetap berlangsung meski petugas dalam suasana puasa," ujar Kepala DLH Kota Cimahi M. Ronny.
Dalam
layanan pengangkutan sampah selama ramadan berlangsung sesuai
operasional sehari-hari. Seluruh tenaga kerja di UPT Persampahan DLH
Kota Cimahi mencapai 174 orang terdiri dari tenaga penyapu jalan,
petugas TPS, sopir dan kernet armada sampah.
"Untuk
jam kerja bagi petugas tetap tidak ada perubahan untuk yang di
lapangan. Biasa berangkat subuh, biasanya 3 jam sudah bisa menyelesaikan
pekerjaan di wilayah masing-masing, kalau berangkat siang sekitar 4-6
jam selesainya," ucapnya.
Produksi sampah Kota Cimahi perhari berkisar 200-240 ton. Pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti juga berlangsung normal.
Aksi pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sedang digalakkan untuk mengurangi sampah yang diangkut.
"Program
40 RW Zero waste masih berjalan sosialisasi, beberapa RW sudah mulai
Door to door education (DTDE) untuk selanjutnya menuju door to door
collecting (DTDC) untuk pemilahan. Ke depan, jumlah RW model dan cakupan
wilayah akan diperluas secara simultan," ucapnya.
Pihaknya
siap melakukan pelayanan sampah hingga Hari Raya Idul Fitri 2019.
"Semua petugas siaga hingga lebaran," tandasnya.