CIMAHI - Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan
(Diskominfoarpus) Kota Cimahi bakal membatasi pemanfaatan wifi gratis di
setiap RW. Program itu merupakan gagasan Wali dan Wakil Wali Kota
Cimahi, Ajay M Priatna-Ngatiyana.
Rencana pembatasan itu
berdasarkan hasil evaluasi yang dinilai pemanfaatnya belum sesuai dengan
tujuannya, yakni pemberdayaan masyarakat dan peningkatan sumber daya
manusia, tetapi wifi gratis tersebut saat ini banyak digunakan untuk
hiburan saja.
"Pihak provider itu bisa membatasi penggunaannya,
jadi nantinya ada situs yang tidak bisa diakses. Selain itu saya juga
setuju dengan digunakannya password," kata Kepala Diskominforarpus Kota
Cimahi, Harjono saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi,
Jumat (17/5/2019).
Untuk itu, setelah lebaran nanti pihaknya
bakal melakukan sosialisasi dan pelatihan terhadap setiap pengurus RW
agar mereka bijak dalam menggunakan wifi gratis tersebut.
"Jadi
dalam pembatasan penggunaan internet itu, RW yang harus bijak
menggunakannya kemudian ditularkan ke masyarakatnya agar wifi gratis ini
memang bermanfaat," jelas Harjono.
Harjono mengatakan, pihak
provider sudah sepakat untuk membatasi penggunaannya karena wifi gratis
ini memang sudah diatur sebagai internet sehat bukan untuk digunakan hal
yang negatif.
"Terkait pembatasan itu, nanti akan kita
tindaklanjuti lagi setelah lebaran. Jadi nantinya masyarakat tidak bisa
mengakses semua situs yang negatif atau hal yang tidak produktif,"
ucapanya.
Tujuan utama dari program wifi gratis ini, kata Harjono
yakni untuk meningkatkan daya ekonomi masyarakat melalui jual beli
online dan meningkatkan budaya literasi khususnya bagi anak-anak muda di
Koya Cimahi.
Selain itu, wifi gratis ini juga diadakan tujuannya
untuk membantu proses kepengurusan perizinan administarasi
kependudukan. Sehingga saat ini penggunaannya akan diperketat agar
program tersebut benar-benar bermanfaat.
"Terlebih wifi ini kan
internetnya kuota bukan unlimited jadi penggunaannya harus benar-benar
dimanfaatkan untuk hal yang positif," tandas Harjono.