Loading...

Dinkes Kota Cimahi Siapkan Posko Kesehatan Mudik Lebaran 2019

Administrator 03 Juni 2019 162 kali dilihat
Bagikan:
Dinkes Kota Cimahi Siapkan Posko Kesehatan Mudik Lebaran 2019
CIMAHI.- Dinas Kesehatan Kota Cimahi menyiapkan Posko Kesehatan dalam rangka pelayanan mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1440 Hijriah. Hal itu disiapkan untuk melayani pemudik di yang masuk ke wilayah Kota Cimahi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi drg.Pratiwi mengatakan, posko kesehatan yang disiapkan di Alun-alun Cimahi bersama Posko Terpadu instansi lainnya dan di rest area Tol Purbaleunyi KM 125. "Kita biasanya buka posko kesehatan di kawasan Cibeureum, namun disana sudah ada tim Dokpol Polres Cimahi sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat juga," katanya.
Posko tersebut beroperasi mulai 29 Mei - 11 Juni 2019, tiap posko dilengkapi dengan ambulans dan tenaga kesehatan yang terdiri atas, satu dokter, dua perawat dan satu sopir.
“Keseluruhan personil yang disiapkan sebanyak 50 orang. Mereka bekerja mulai dari H-7 sampai H+7 Lebaran, ada sistem piket,” ungkapnya.
Rumah sakit rujukan yang ditunjuk yaitu RSUD Cibabat. Sedangkan untuk posko kesehatan di rest area tol dirujuk di RS Cahaya Kawaluyaaan Padalarang dengan wilayah layanan sampai perbatasan Jati luhur Purwakarta.
Untuk Puskesmas, layanan tetap buka pada hari biasa. "Kecuali di tanggal merah Lebaran itu tutup sehingga penanganan pasien dapat dilakukan di rumah sakit. Kalau selain hari tersebut tetap buka dengan sistem piket," ucapnya.
Pratiwi menyebutkan, dalam masa mudik dan balik lebaran, masyarakat harus menjaga kesehatan dengan baik. Apalagi saat ini musim peralihan cuaca atau pancaroba sehingga ada beberapa jenis penyakit yang harus diwaspadai seperti diare, batuk, flu, dan lainnya. 
"Kondisi tubuh yang menurun  akan gampang dihinggapi berbagai jenis penyakit. Yang penting makan makanan yang sehat, bergizi dan berimbang serta banyak beristirahat. Jika mudik menggunakan sepeda motor upaya tidak tersengat sinar matahari langsung sehingga harus pakai jaket, sarung tangan, maupun masker," tandasnya.