Loading...

Harga Kepokmas Sempat Tinggi Akibat Pasokan Tersendat Libur Lebaran 2019

Administrator 19 Juni 2019 179 kali dilihat
Bagikan:
Harga Kepokmas Sempat Tinggi Akibat Pasokan Tersendat Libur Lebaran 2019
CIMAHI.- Situasi pasar tradisional di Kota Cimahi kembali menggeliat usai libur panjang Hari Raya Lebaran 2019. Pembeli mulai berdatangan ke pasar, namun harga berbagai komoditas sempat bertahan cukup tinggi akibat pasokan belum lancar.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi  mengatakan, usai lebaran harga sejumlah kebutuhan pokok masih terbilang tinggi. "Harganya masih bertahan diatas normal, tapi sudah turun dibanding jelang lebaran," ujarnya.
Dia mengatakan hal tersebut memang kerap terjadi dan menjadi momen tahunan. Dikatakannya seminggu menjelang lebaran harga mahal karena tingginya permintaan dan pasca lebaran harga tetap tinggi karena kurangnya pasokan atau distribusi belum lancar.
"Memang agak terhambat distribusi belum lancar. Di daerah penghasil belum ada aktivitas panen, sedangkan di jalan juga terhambat arus masyarakat yang silaturahim dan liburan sehingga ikut tercegat macet," ucapnya.
Apalagi, Kota Cimahi bukan daerah penghasil pangan sehingga mengandalkan pasokan dari daerah lain. "Kenaikan harga kepokmas dialami semua daerah. Sebagai daerah bukan produsen, Cimahi terpaksa menunggu pasokan dari daerah lain," katanya.
Meski demikian, lanjut dia, perlahan harga kepokmas berangsur turun. Hal itu bisa terpantau lewat laman http://uptpasar.cimahikota.go.id/. "Silahkan cek harga terlebih dahulu sebagai perbandingan, hal ini membantu masyarakat untuk menentukan bahan pangan yang hendak dibeli," tuturnya.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Atas Baru Hana Subiarti mengatakan, usai lebaran harga jual memang masih tinggi dibanding hari biasa. "Pasokan belum lancar, makanya barang terbatas. Untuk kondisi ini rata-rata pedagang sudah antisipasi, stok dilebihkan sehingga pascalebaran tidak kehabisan barang dagangan. Kecuali mungkin untuk zona basahan agak sulit menyetok dalam jumlah banyak," jelasnya.
Pasar tradisional mulai ramai kembali sepekan setelah lebaran. "Pedagang juga mungkin masih liburan. Biasanya setelah liburan berakhir dan masyarakat mulai aktivitas kembali. Setelah itu harga berangsur normal kembali, Mudah-mudahan setelah lebaran Pasar Atas semakin ramai dan laku," katanya.***