CIMAHI.-
Dinas Pol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi mewaspadai
kebakaran ilalang dan kebakaran akibat pembakaran sampah pada musim
kemarau tahun ini. Pasalnya, kebakaran ilalang dan pembakaran sampah
mendominasi kejadian kebakaran tahun lalu.
Berdasarkan data dari Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, pada tahun 2018
terjadi hingga 90 kejadian kebakaran, sebanyak 28 kejadian diantaranya
terjadi saat musim kemarau yaitu kasus kebakaran ilalang dan kebakaran
di lahan kosong akibat pembakaran sampah tersebut.
Komandan Regu Damkar Kota Cimahi Indrahadi mengatakan, saat memasuki
musim kemarau ini, pihaknya akan berupaya untuk antisipasi kejadian
kebakaran ilalang, dan pembakaran sampah tersebut dengan melakukan
sosialisasi dan monitoring wilayah.
"Saat musim kemarau memang rawan terjadi kebakaran ilalang dan kebakaran
akibat pembakaran sampah. Kami telah melakukan berbagai upaya
antisipasi," ujarnya.
Menurutnya, kebakaran ilalang saat musim kemarau biasanya terjadi akibat
faktor cuaca panas yang menyebabkan ilalang menjadi kering, sehingga
sangat mudah terbakar dan apinya cepat membesar karena hembusan angin
kencang.
"Kami terus sosialisasi ke warga, jangan sampai menyalakan api di
sekitar lahan ilalang karena sekecil apapun api pasti bisa membakar
ilalang yang sudah kering," bebernya.
Kebakaran ilalang kerap terjadi di wilayah Cimahi Selatan yang banyak
terdapat lahan kosong. Termasuk yang digunakan untuk pembakaran sampah.
"Pada tahun lalu memang kebakaran ilalang banyak terjadi di wilayah
Cimahi Selatan, seperti di Gunung Bohong dan di daerah Brigif, sisanya
terjadi di pemukiman padat penduduk," ucapnya.*